
KARAWANG – Warga Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang harus gigit jari terhadap janji rumah panggung dari Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.
Alasannya, janji awal yang dibunyikan sebanyak seribu rumah panggung menyusut menjadi 100 unit. Bahkan terkini hanya dialokasikan 10 unit dengan luas bangunan 4×6 meter.
Kepala Desa Karangligar, Ersim, menyebut pembangunan 10 unit rumah panggung yang bersumber dari dana CSR perusahaan Eiger itu nantinya sebagai bangunan percontohan.
Baca juga: Bantuan Insentif buat 2.318 Guru Honorer Karawang Cair Pekan Ini
“Katanya ini sampling dulu. Saya juga gak tahu kapan yang dari (Pemprov) Jabar,” ujarnya, Senin malam (4/8).
Ersim pun mengaku keheranan mengapa jumlah rumah panggung yang dijanjikan selalu berubah-ubah. Padahal ketika itu ia dan para perangkat desanya sempat diundang Dedi Mulyadi untuk berdiskusi perihal rencana pembangunan.
“Satu minggu sebelumnya saya dapat kabar 25 unit dulu. Eh, tahunya sekarang malah 10 unit. Gak tahu ko berubah-ubah begini. Coba aja ke orang pemda pak. Barangkali mereka tahu soal ini,” ungkap Ersim.
Selain berubah-ubahnya jumlah unit rumah panggung yang akan dibangun, kata Kadus Farman Dimas, ukuran luasnya pun sudah tiga kali diralat. Informasi awal berukuran 8 X 8 meter persegi. Selanjutnya diubah menjadi 6 X 6 meter persegi.








