Beranda Karawang Menitip Harapan pada Bupati Karawang soal Penataan Kabel Semrawut

Menitip Harapan pada Bupati Karawang soal Penataan Kabel Semrawut

Kabel semrawut di karawang
Ilustrasi kabel optik semrawut. (Foto/istimewa)

KARAWANG – Warga Kabupaten Karawang berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang segera menata jaringan kabel utilitas udara yang dinilai semrawut dan berpotensi membahayakan keselamatan.

Harapan tersebut sejalan dengan komitmen Bupati Karawang Aep Syaepuloh yang sebelumnya menyatakan akan membenahi penataan kabel utilitas.

Keseriusan itu ditunjukkan dengan kunjungan studi tiru ke Pemerintah Kota Bogor pada Senin (12/1/2026) untuk mempelajari sistem penataan kabel yang lebih tertib dan aman.

Baca juga: Banjir di Karawang Landa 12 Kecamatan, Rendam 3.163 Rumah

Salah seorang warga, Sarmidi (56), menilai kabel-kabel yang menjuntai di ruang publik tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga berisiko mencelakai warga.

Kabel semrawut ke bupati karawang
Kabel yang menjuntai hingga ke permukaan jalur pedestrian Karawang.

“Pembenahan kota sudah bagus, seperti GOR, underpass, dan stadion. Tapi kabel-kabel masih semrawut, menjuntai-juntai dan tidak enak dilihat. Takutnya bisa mencelakai orang. Saya berharap ini juga dibenahi,” ujar Sarmidi saat ditemui di Jalan Ahmad Yani, Senin (19/1/2026).

Berdasarkan pantauan di lapangan, jaringan kabel udara di sepanjang Jalan Ahmad Yani terlihat tidak tertata. Sejumlah kabel menjuntai hingga mendekati tanah dan mengganggu aktivitas pejalan kaki di trotoar.

Baca juga: Mahasiswa di Bekasi Terjerat Kabel Optik Terjuntai: Kalau Saya Ngebut Kemungkinan Tewas..

Kabel semrawut ke bupati karawang
Kabel semrawut di jalur pedestrian Karawang.

Kondisi serupa juga ditemukan di Jalan Kertabumi. Kabel-kabel utilitas tampak berantakan, bahkan dimanfaatkan warga untuk menjemur pakaian.

Warga lainnya, Burhan (22), yang rutin menggunakan trotoar untuk berolahraga lari, mengaku kerap terganggu dengan kabel yang menjuntai di jalur pejalan kaki.

“Kadang saat lari ada kabel yang menghalangi. Cukup mengganggu dan berbahaya. Saya harap pemerintah bisa lebih memperhatikan hal ini,” pungkasnya. (*)