Beranda Headline KDM Kecam Perburuan Macan Tutul di Sanggabuana Karawang, Sebut Pelaku Sudah Diamankan

KDM Kecam Perburuan Macan Tutul di Sanggabuana Karawang, Sebut Pelaku Sudah Diamankan

Dedi mulyadi dan macan tutul sanggabuana
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengecam dugaan perburuan dan penembakan macan tutul Jawa di kawasan pegunungan Sanggabuana, Karawang. 

KARAWANG – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengecam dugaan perburuan dan penembakan macan tutul Jawa di kawasan pegunungan Sanggabuana, Karawang.

“Duhai para pemburu macan tutul di Gunung Sanggabuana dan di mana pun, awas loh saya tandai kalian semua,” ungkap KDM—sapaan akrab Dedi Mulyadi dalam keterangannya, dikutip Selasa (27/1).

Namun demikian, KDM juga mengungkap para terduga pelaku perburuan tersebut kini telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Baca juga: KDM Usul Korban Banjir Karangligar Direlokasi, Saan Mustopa: Tidak Instan, Pikirkan Akar Masalahnya Dulu…

“Saya mengucapkan terima kasih pada Pak Kapolda Jabar, Kapolres Karawang, Satuan Reskrim Karawang yang telah mengamankan orang-orang yang diduga melakukan perburuan dan penembakan terhadap hewan yang dilindungi,” serunya.

Dia menilai perburuan satwa dilindungi itu merupakan bagian dari perilaku manusia yang merusak keseimbangan alam. Ia menyebut, selain perburuan liar, aktivitas pembabatan hutan dan alih fungsi lahan juga turut mengancam keberlangsungan hidup satwa liar.

Macan tutul karawang ditembak pemburu liar
Rekaman kamera jebak (trap) memperlihatkan seekor macan tutul Jawa di kawasan hutan Gunung Sanggabuana, Karawang diduga menjadi korban perburuan ilegal.

“Kita ini memiliki ragam perilaku. Ada yang membabat hutan, ada yang mengalihfungsikan lahan, dan ada juga yang berburu hewan-hewan dilindungi hingga menyebabkan satwa tersebut cacat dan tidak bisa mencari makan. Dampaknya, tak lama kemudian akan mengalami kematian. Itulah yang dialami macan tutul di Gunung Sanggabuana,” tuturnya.

KDM menegaskan pentingnya menjaga kawasan pegunungan sebagai penyangga kehidupan. Menurutnya, Gunung Sanggabuana bukan hanya harus dijaga hutannya, tetapi juga seluruh ekosistem dan satwa yang hidup di dalamnya.

Baca juga: Bukan Relokasi, Ini Skema Utama Pemkab Karawang dan BBWS Citarum Tangani Banjir Karangligar

“Saya mengajak semua pihak untuk memahami bahwa gunung itu merupakan penyangga yang harus dijaga. Bukan hanya gunungnya, tetapi juga pengisinya. Karena kita mendapat manfaat yang ada di hilirnya,” pungkasnya.

Terpisah, Kapolres Karawang, AKBP Fiki Ardiansyah belum merinci lebih jauh terkait kabar penangkapan pemburu liar tersebut. Dia meminta redaksi untuk menindaklanjuti kabar tersebut ke bagian Humas Polres Karawang.

“Mangga ke humas ya,” singkat Fiki saat dikonfirmasi. (*)