Beranda Headline Tekan Risiko Kecelakaan Malam Hari, KKN Unsika Pasang Reflektor di Titik Rawan

Tekan Risiko Kecelakaan Malam Hari, KKN Unsika Pasang Reflektor di Titik Rawan

Desa Taringgul Landeuh
Mahasiswa KKN Unsika memasang reflektor jalan di titik rawan kecelakaan Desa Taringgul Landeuh. (Foto: Istimewa)

TVBERITA.CO.ID – Upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas di wilayah pedesaan terus dilakukan melalui langkah-langkah sederhana namun berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satunya dilakukan di Desa Taringgul Landeuh, Kecamatan Kiarapedes, melalui pemasangan reflektor jalan di sejumlah titik yang dinilai rawan kecelakaan, khususnya pada malam hari.

Sedikitnya sekitar 20 titik rawan dipasangi reflektor, meliputi tikungan tajam, persimpangan tanpa penerangan, serta ruas jalan dengan pencahayaan minim. Reflektor jalan dipilih karena kemampuannya memantulkan cahaya lampu kendaraan, sehingga batas dan lekukan jalan dapat terlihat lebih jelas oleh pengendara, terutama pengguna sepeda motor.

Baca juga: Momentum Hari Bakti ke-76, Imigrasi Resmikan Global Citizen Of Indonesia

Kegiatan pemasangan reflektor ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) yang bertugas di Desa Taringgul Landeuh.

Sebelum pelaksanaan, mahasiswa KKN Unsika terlebih dahulu melakukan peninjauan kondisi jalan guna menentukan lokasi yang paling membutuhkan reflektor jalan. Penentuan titik didasarkan pada jalur yang sering dilalui pengendara serta area dengan penerangan yang sangat terbatas pada malam hari.

Ketua Kelompok KKN Unsika Desa Taringgul Landeuh, Muhammad Zulkifli Arsyad, menjelaskan bahwa pemasangan reflektor bertujuan meningkatkan visibilitas jalan sekaligus keselamatan pengguna jalan.

“Pemasangan reflektor ini kami lakukan untuk membantu meningkatkan visibilitas jalan di titik-titik rawan. Meski sederhana, kami berharap upaya ini dapat mengurangi risiko kecelakaan dan memberikan rasa aman bagi pengendara,” ujar Zulkifli, Senin (26/1/2026).

Proses pemasangan reflektor jalan dilakukan secara bertahap menyesuaikan ketersediaan alat dan tenaga. Metode pemasangan yang relatif cepat memungkinkan sejumlah titik rawan segera dipasangi reflektor. Namun, keterbatasan jumlah alat serta kondisi cuaca yang kurang mendukung menyebabkan beberapa titik belum dapat dijangkau dan harus ditunda.

Usai pemasangan, mahasiswa KKN Unsika juga menggelar sosialisasi kepada masyarakat setempat. Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman mengenai fungsi reflektor, cara perawatan, serta pentingnya peran aktif warga dan perangkat desa dalam menjaga agar reflektor jalan tetap berfungsi dengan baik.

Warga juga diajak untuk melaporkan apabila terjadi kerusakan serta berpartisipasi dalam pemeliharaan berkala. Salah seorang warga Desa Taringgul Landeuh mengaku merasakan manfaat dari program tersebut.

“Sekarang jalan jadi lebih terlihat saat malam hari. Pantulan cahaya dari reflektor sangat membantu, terutama di tikungan dan jalan yang minim penerangan,” ungkapnya.

Perangkat Desa Taringgul Landeuh turut mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Unsika yang dinilai memberikan dampak langsung bagi keselamatan warga.

Baca juga: Bupati Purwakarta Hadiri Peletakan Batu Pertama CGL 2 PT Tata Metal Lestari

“Mudah-mudahan program kerja ini dapat berjalan dengan baik dan berlanjut ke depannya,” ujar salah satu perangkat desa.

Meski terbilang sederhana, pemasangan reflektor jalan ini dinilai sebagai langkah awal yang positif dalam meningkatkan keselamatan pengguna jalan pada malam hari. Dengan dukungan perawatan rutin serta partisipasi masyarakat dan pihak terkait, program ini diharapkan memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi warga Desa Taringgul Landeuh. (*)