
KARAWANG – Proses revitalisasi Taman Ade Irma Suryani yang berlokasi di Kecamatan Karawang Barat mulai menunjukkan perubahan. Taman ini diproyeksikan menjadi ruang terbuka hijau (RTH) ikonik di Karawang.
Dalam papan informasi, proyek pembangunan RTH yang bersumber dari APBD Karawang tersebut diketahui menelan anggaran sebesar Rp 397.303.000,00 selama 50 hari kalender kerja. Namun tidak dicantumkan kapan target pekerjaan kapan selesai.
Adapun pengerjaan taman tersebut dilakukan oleh CV Ayodya Gumelar.
Pantauan di lokasi pada Rabu (28/1), terlihat perubahan mencolok di kawasan yang dikenal dengan nama ‘Taman Bencong’ ini. Setelah sebelumnya dipenuhi bangunan liar, taman ini kini lebih tertata dan asri.
Baca juga: Bukan Relokasi, Ini Skema Utama Pemkab Karawang dan BBWS Citarum Tangani Banjir Karangligar
Sejumlah area dihiasi tanaman dengan penataan rapi. Jalur pejalan kaki juga mulai terbentuk, mengelilingi kawasan taman dan memungkinkan pengunjung menikmati suasana RTH dengan lebih nyaman.

Di sepanjang jalur tersebut, nampak lampu-lampu taman juga telah terpasang dan disiapkan sebagai penerangan sekaligus elemen estetika. Keberadaan pepohonan besar yang sudah ada sebelumnya tetap dipertahankan dan dipadukan dengan penataan baru, sehingga memberikan kesan teduh dan alami.
Meski hasil penataan mulai terlihat, aktivitas proyek revitalisasi masih berlangsung. Di beberapa titik masih tampak pekerja melakukan pengerjaan lanjutan, sementara pagar pembatas proyek masih terpasang di sekitar area taman.
Revitalisasi Taman Ade Irma merupakan bagian dari upaya Bupati Karawang, Aep Syaepuloh melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) meningkatkan kualitas RTH serta kenyamanan fasilitas publik.

Kepala Bidang Pertamanan DLH Karawang, Agus Mustaqim, menyampaikan bahwa sejumlah perusahaan di Karawang akan diajak berpartisipasi dalam pengembangan taman melalui program CSR.
Baca juga: KDM Kecam Perburuan Macan Tutul di Sanggabuana Karawang, Sebut Pelaku Sudah Diamankan
“Arahan dari Pak Bupati, perusahaan-perusahaan di Karawang diharapkan dapat ikut serta melalui program CSR untuk mendukung pembangunan dan pengembangan Taman Ade Irma,” ujar Agus.
Maulana (26), salah seorang pengendara yang melintas mengaku penasaran bagaimana wajah baru taman tersebut setelah direvitalisasi.
Alasannya, ia menilai Karawang sejauh ini belum memiliki RTH yang layak dan nyaman. “Iya lah Karawang kan polusinya lumayan, hiburan paling mentok-mentok mal, bioskop aja. Kalau ada RTH kan pasti jadi asri, sejuk,” serunya. (*)








