Beranda Headline Ramai Beredar Pesan Berantai soal Rotasi Mutasi Kepsek, BKPSDM Karawang Pastikan Hoaks

Ramai Beredar Pesan Berantai soal Rotasi Mutasi Kepsek, BKPSDM Karawang Pastikan Hoaks

Pesan berantai mutasi kepsek di karawang
Ilustrasi hoaks. Dok: istimewa

KARAWANG – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karawang meminta ASN di lingkungan satuan pendidikan untuk meningkatkan kewaspadaan. Ini menyusul beredarnya pesan berantai via WhatsApp terkait rotasi mutasi kepala sekolah (kepsek) yang dipastikan hoaks.

Pesan tersebut diketahui mengatasnamakan BKPSDM Karawang dan menyasar ke sejumlah kepala sekolah dan guru tingkat SD dan SMP.

Narasi yang dibangun dalam isi pesan tersebut, yaitu meminta kepsek menghubungi nomor kontak yang tercantum yang disebut sebagai salah seorang pejabat BKPSDM Karawang.

Baca juga: Dear Kepsek di Karawang, Awas Jangan Percaya Oknum Janjikan Urus Rotasi Mutasi

“Hoaks kang. Nama kabidnya juga salah. Ini chat udah lama. Emang barusan ada (beredar) lagi?” ungkap Kepala BKPSDM Karawang, Jajang Jaenudin saat dikonfirmasi, Jumat (30/1).

Jajang menuturkan, pesan serupa juga sempat beredar di tanggal 15 Januari 2026 lalu. Ketika itu, Pemkab Karawang pun telah menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks.

BKPSDM, kata dia, mengimbau agar para ASN dan Kepala Sekolah tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya. Hal ini demi mengantisipasi modus penipuan yang memanfaatkan momentum menjelang rotasi mutasi kepala sekolah.

“Hati-hati jangan percayai informasi dari sumber yang tidak jelas. Informasi resmi kedinasan disalurkan melalui surat resmi kedinasan,” tegasnya.

Pesan berantai mutasi kepsek karawang
Tangkapan layar pesan berantai seputar rotasi mutasi kepsek di Karawang.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karawang, Wawan Setiawan juga mengingatkan para kepala sekolah agar jangan mudah percaya jika ada pihak yang menawarkan penempatan jabatan.

“Jika ada pihak yang menjanjikan dapat mengatur penempatan, itu tidak benar dan patut dicurigai,” katanya.

Baca juga: Apdesi Karawang Dukung Polri di Bawah Presiden: Efektif Jaga Stabilitas Keamanan

Dia menegaskan, seluruh tahapan rotasi dan mutasi dilakukan secara objektif dan transparan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebab menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen menjaga integritas tata kelola pendidikan dan memastikan tidak ada ruang bagi intervensi maupun praktik percaloan dalam proses mutasi.

“Tidak ada jalur khusus dalam rotasi dan mutasi kepala sekolah. Semua berdasarkan hasil asesmen, kinerja, dan kebutuhan organisasi,” tegasnya. (*)