Beranda Karawang Mahasiswa KKN Unsika Mitigasi Banjir di Desa Telukambulu, Pakai Teknologi Tepat Guna 

Mahasiswa KKN Unsika Mitigasi Banjir di Desa Telukambulu, Pakai Teknologi Tepat Guna 

Mitigasi banjir mahasiswa kkn unsika
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) Tahun 2026 melaksanakan program mitigasi banjir di Desa Telukambulu.

KARAWANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) Tahun 2026 melaksanakan program mitigasi banjir di Desa Telukambulu, Kecamatan Batujaya, Karawang melalui penerapan teknologi tepat guna dan edukasi lingkungan.

Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 24 Januari 2026, melalui sosialisasi Gerbang Hijau kepada masyarakat setempat.

Salah satu anggota KKN, Vizkia Maulana Putri, mengatakan banjir masih menjadi persoalan lingkungan yang kerap terjadi, khususnya saat musim hujan.

Baca juga: Mahasiswa Unsika Pamer Empat Robot Canggih, Bidik Juara Lomba Nasional-Internasional

“Di Desa Telukambulu, banjir disebabkan oleh sejumlah faktor, di antaranya kebiasaan sebagian warga yang membuang sampah sembarangan, saluran irigasi yang tidak berfungsi optimal, serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” katanya, Sabtu (31/1).

Menjawab persoalan tersebut, mahasiswa KKN UNSIKA 2026 lalu berupaya berkontribusi aktif melalui program mitigasi banjir berbasis teknologi tepat guna yang dikombinasikan dengan edukasi lingkungan.

Program ini dirancang untuk membantu masyarakat mengurangi risiko banjir secara berkelanjutan.

“Adapun program unggulan yang dilaksanakan meliputi pembuatan incinerator sederhana, pemasangan papan edukasi desa, serta sosialisasi Gerbang Hijau, akronim dari gerakan banjir aman dan hijau),” paparnya.

Anggota mahasiswa KKN lainnya, Tabah Raharja Maulana mengungkapkan, pembuatan incinerator sederhana ditujukan untuk mengatasi permasalahan sampah anorganik yang kerap dibuang sembarangan dan menyumbat saluran air.

Mengingat sifat sampah anorganik yang sulit terurai, mahasiswa KKN UNSIKA 2026 merancang incinerator sebagai sarana pengelolaan sampah berbasis teknologi tepat guna guna mengurangi volume sampah melalui proses pembakaran terkontrol.

Baca juga: Polisi Diduga Tabrak Lari Pemotor di Karawang, Panik, Kabur, lalu Nyemplung ke Kali

“Selain solusi teknis, kami juga melakukan pemasangan papan edukasi desa di sekitar lokasi incinerator,” bebernya.

Mitigasi banjir mahasiswa kkn unsika
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) Tahun 2026 melaksanakan program mitigasi banjir di Desa Telukambulu.

Papan tersebut, kata dia, memuat informasi mengenai lama waktu penguraian berbagai jenis sampah, dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang dampak sampah terhadap lingkungan serta mendorong pengelolaan sampah yang lebih bijak.

Sebagai upaya jangka panjang, mahasiswa KKN UNSIKA 2026 melaksanakan sosialisasi Gerbang Hijau kepada warga Desa Telukambulu.

Program ini bertujuan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penghijauan, pengelolaan sampah rumah tangga, serta perawatan saluran irigasi dan drainase.

Baca juga: Kolaborasi Hijau: Mahasiswa KKN Unsika dan Warga Desa Gununghejo Gelar Aksi Agroforestry

“Alhamdulillah selama program mitigasi banjir tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga terlibat aktif dalam pembuatan incinerator, pemasangan papan edukasi, serta mengikuti kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan. Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini,” jelas Tabah.

Melalui penerapan teknologi tepat guna dan edukasi lingkungan, pihaknya berharap program ini dapat memberikan dampak positif dalam mengurangi risiko banjir.

“Sekaligus membangun kesadaran masyarakat Desa Telukambulu akan pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan,” tandasnya. (*)