Beranda Advertorial Pemkab Purwakarta Lakukan Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi Kinerja Pembangunan

Pemkab Purwakarta Lakukan Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi Kinerja Pembangunan

PURWAKARTA-Rencana pembangunan merupakan salah satu acuan dalam mengalokasikan sebuah kegiatan dan mengimplementasikan anggaran yang diperuntukkan dalam pembangunan.

Namun sering sekali OPD terkait terbentur dengan tahapan-tahapan yang seharusnya dilakukan sehingga perencanaan pembangunan sendiri menemukan faktor lain yang bisa menghambat pembangunan, salah satunya perencanaan yang tidak matang ditambah lagi dengan penganggaran yang kerap kurang bahkan berujung kepada terbengkalainya sebuah program.

“Selain perencanaan dalam sebuah program, tahapan-tahapan lainnya harus dilakukan,”jelas Asda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemkab Purwakarta Ir.Tri Hartono,MM Rabu (8/12) di Hotel Harper Purwakarta dalam kegiatan koordinasi pengendalian dan evaluasi kinerja pembangunan.

Dalam kegiatan yang diikuti perwakilan OPD dan Kecamatan se Kabupaten Purwakarta ini bagian program dan perencanaan ini Tri Hartono juga menyampaikan input dan output perencanaan program harus terukur.

“Dari keseluruhan program dan perencanaan pembangunan itu akan mengalokasikan anggaran, sering sekali kita lupa dengan pengendalian anggaran tersebut, tidak terkendali dan berujung dengan kesalahan administrasi,”paparnya.

“Pengendalian yang penting, dan harus memperhatikan tupoksi masing-masing bidang agar tidak tumpang tindih dan bermasalah,”tegasnya.

“Sering sekali bila dalam sebuah program apabila tersangkut dengan APH, pasti diawali dengan kesalahan administrasi, karena selain program harus jelas anggaran juga kan harus jelas penggunaannya,”ujarnya.

“Saya ingatkan kepada Kasubag program dan perencanaan agar tetap mengacu kepada pengendalian yang terukur dan jangan sampai bermasalah,”tegasnya.

“Diakui, Dalam perencanaan pembangunan belakangan ini kesulitan kita pada saat Pandemi Covid-19, ketika kita sudah merencanakan dan mengalokasikan anggaran untuk salah satu sasaran pembangunan sering sekali dipangkas sehingga harus dianggarkan lagi di pembahasan anggaran berikutnya,”paparnya.

“Keinginan dari sebuah program tentu saja anggaran terserap dan bentuk pembangunan terealisasi dengan baik, bila tidak terserap maka inilah yang bisa menimbulkan masalah,”katanya.

Baca Juga :   200 Anak di Karawang Mulai Jalani Vaksin Covid

“Dengan adanya program SIPD (Sistem Informasi Pemerintah Daerah) diharapkan kenerja bisa lebih efesien dalam menyerap informasi, karena SIPD merupakan suatu sistem yang mendokumentasikan, mengadministrasikan, serta mengolah data pembangunan daerah menjadi informasi yang disajikan kepada masyarakat dan sebagai bahan pengambilan keputusan dalam rangka perencanaan, pelaksanaan, evaluasi kinerja pemerintah daerah,”pungkasnya.

Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh Kabag Administrasi Pembangunan Deden Ramdhan, N.ST, Kabid PPM Dayli Setiaji S.STP.Msi,  Kepala sub bagian Administrasi Pembangunan, Setda Provinsi Jawa Barat Rio Agustina, ST.MT, Perwakilan OPD dan Perwakilan dari Kecamatan se Kabupaten Purwakarta. (ADV)

Artikel sebelumnyaDukung Perbup CSR, PWI Karawang: Manfaatnya Harus Merata ke Masyarakat
Artikel selanjutnyaBanjir Rob di Karawang Meluas: 7 Kecamatan Terendam, 9.742 Jiwa Terdampak