Beranda Advertorial Say No To Drugs, Pemkab Sosialisasikan Bahaya Narkoba

Say No To Drugs, Pemkab Sosialisasikan Bahaya Narkoba

PURWAKARTA-Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Purwakarta melakukan sosialisasi tentang bahaya Narkoba dengan mambahas dari dua sisi berbeda, hukum negara dan pandangan dari sisi agama.

Bagian Kesra Setda Purwakarta menggandeng Satnarkoba Polres Kabupaten Purwakarta dan Dosen dari STAI DR KHEZ Muttaqien Purwakarta dalam sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan bahaya Narkoba dalam pandangan Islam, yang dilaksanakan di Desa Karoya Kecamatan Tegalwaru Purwakarta Kamis (17/3).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Kesra Setda Purwakarta A.M Sundari, Kaur Bin Ops Satres Narkoba Polres Purwakarta Ipda Jhonson Sirait SH, Dosen STAI DR KHEZ Muttaqien Purwakarta Wawan Supriatna S.Ag, Kepala Desa Karoya Edi Suhendi dan masyarakat Desa Karoya.

Dalam penyampaiannya Kaur Bin Ops Satres Narkoba Polres Purwakarta Ipda Jhonson Sirait mengatakan dasar hukum tentang Narkoba berdasarkan Undang-undang No 35 Tahun 2009, Undang-undang No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, Permenkes No 22 Tahun 2020 tentang perubahan penggolongan Narkotika yang mengatur tentang peredaran gelap, penyalahgunaan, kewenangan dan ketentuan pidananya.

“Narkoba adalah Narkotika, Psikotropika, obat berbahaya dan zat adiktif lainnya, bila dikonsumsi maka akan berakibat fatal,”jelas Ipda Jhonsons Sirait Kamis (17/3)

“Karena mengandung zat kimia dan bahan adiktif lainnya sehingga akan menimbulkan dampak negatif bagi pengguna, dan menimbulkan dampak terhadap fisik, psikologi dan sosial,”ungkapnya.

“Ada beberapa jenis dan golongan Narkotika, diantaranya Sabu, marijuana (ganja), tembakau gorilla, MDMA dan ada juga daun kratom,” ujarnya.

“Dari jenis obat-obatan, seperti Tramodol, Triheksifenidil, Klorpromazindan, Amitriptilin, Dextromethorphan, dan semua berbahaya untuk dikonsumsi, jadi jauhi keluarga kita dari bahaya Narkoba dan mari sama-sama kita jaga lingkungan kita,” tegasnya.

“Sanksi Pidana pun menanti bagi yang menyalahgunakan Narkoba ini, Undang-undang No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, ada Pasal 114, 111, 112, dan ada juga pasal 107 tentang masyarakat dapat melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan Narkoba dan peredarannya, ada pasal 81 dan pasal 76,”paparnya.

Baca Juga :   Inovatif! Global Wakaf-ACT Bersama Sharp Dorong Kemandirian Pangan Sektor Pertanian

“Di Purwakarta sendiri ada beberapa wilayah yang rawan peredaran Narkoba, rawan dan sangat rawan, namun ada juga wilayah yang cukup aman,” jelasnya.

“Hindari Narkoba, kiatnya tingkatkan imam dan taqwa, pendidikan, akhlak, disiplin dan melaksanakan syariat sesuai agamanya masing-masing, jaga diri, jaga keluarga, dan jaga lingkungan, Say No To drugs, laporkan bila ada peredaran dan penyalahgunaannya,” pungkasnya.

Sementara Kabag Kesra Setda Purwakarta A.M Sundari mengatakan kegiatan tersebut merupakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat dalam bahaya Narkoba.

“Pemkab dalam hal ini Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, mendukung kegiatan ini, karena peredaran dan penyalahgunaan Narkoba masih ada di Purwakarta, ” ujarnya.

“Sehingga masyarakat yang masih awam tentang Narkoba bisa memahami bahayanya bila bersentuhan dengan Narkoba, Say No To Drugs, mari kita jaga Purwakarta,” tegasnya (trg)

Artikel sebelumnyaMusrenbang RKPD 2023, Pemkab Karawang Fokus Penguatan Ekonomi
Artikel selanjutnyaSstt… Penghulu Buka-bukaan soal Poligami PNS di Karawang