Beranda Headline 174 SMP di Karawang Gagal Ikuti Try Out, Kerugian Ditaksir Hingga Ratusan...

174 SMP di Karawang Gagal Ikuti Try Out, Kerugian Ditaksir Hingga Ratusan Juta

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Tak kurang dari 27.000 siswa kelas 9 dari 174 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri dan Swasta se-Kabupaten Karawang gagal mengikuti Try Out Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Hal tersebut diduga karena server yang digunakan ‘Down’ (jebol).

Padahal untuk membayar jasa penyedia server, pihak sekolah melalui Dinas Pendidikan telah mengeluarkan biaya yang cukup besar, yakni Rp 18.000 per siswa.

Atau jika dikalikan dengan jumlah siswa (27000 x Rp 18.000) kerugian bisa mencapai hingga ratusan juta.

Dan tentunya saja kegagalan dilaksanakannya try out ini jelas merugikan banyak pihak, baik dari pihak sekolah maupun para siswa-siswi peserta try out. Pasalnya, hasil dalam try out bisa menjadi tolok ukur nilai kelulusan UN nanti.

Dikatakan Humas SMPN 1 Rengasdengklok, Nur Affandi, pada saat sesi pertama pelaksanaan try out, baru memasuki tahapan memberikan penjelasan kepada para peserta, ia mendapat informasi bahwa try out gagal dilaksanakan.

“Saya sendiri belum mengetahui penyebab try out hari ini gagal dilaksanakan, hanya mendapat informasi untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia diundur ke hari Jumat depan,” jelasnya kepada awak media.

Sementara itu, Kabid SMP Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang, H. Sopandi ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp-nya, mengaku bingung dengan kejadian tersebut dan dilema harus mengadu ke siapa.

“Iya tadi dibatalkan. Saya sudah panggil Eduprime-nya sebagai pihak yang menyediakan jasa server,” balas Sopandi.

Sementara itu saat dikonfirmasi tentang penyebab gagal dilaksanakannya try out di Kabupaten Karawang, pihak Eduprime yang berkantor pusat di Yogyakarta tersebut pun belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.

“Saya kebetulan sedang menyetir. Nanti saya info ya pak. penyebab sudah diketahui, hanya saja belum diinformasikan lebih lanjut,” kata perwakilan Eduprime Karawang saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp– nya. (nna/kie)