Beranda Headline Aktivis Mahasiswa Tuding Disdikpora: Seleksi Karawang Cerdas Penuh Kecurangan

Aktivis Mahasiswa Tuding Disdikpora: Seleksi Karawang Cerdas Penuh Kecurangan

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID– HMI Cabang Karawang tuding Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang telah main mata alias curang terkait penggunaan beasiswa Karawang Cerdas tahun 2019.

Hal tersebut dikatakan, Ketua Umum HMI Cabang Karawang, Fajar Andriyansyah, dalam siaran persnya.

Menurut Fajar, ada beberapa kejanggalan terkait penerimaan Beasiswa Karawang Cerdas ini, di antaranya adalah, adanya beberapa mahasiswa yang tidak mendaftarkan diri melalui mekanisme yang ada di juknis beasiswa Karawang cerdas, tetapi mereka mendapatkan beasiswa Karawang Cerdas.

“Tentu ini tidak adil bagi para mahasiswa yang menempuh sesuai mekanisme jalurnya. Mereka harus mengirimkan berkas melalui Pos dan harus bayar, tetapi mereka akhirnya tidak mendapatkan beasiswa tersebut,” kata Fajar.

Tidak hanya itu, lanjut Fajar, pihaknya juga mempertanyakan kepada tim penilai dan pembagian antara mahasiswa sosial humaniora (soshum) dan sains teknologi (Saintek) yang tidak merata.

Di mana, Beasiswa Karawang Cerdas jalur akademis hampir 70 persen mayoritas mahasiswa soshum yang mendapatkan beasiswa tersebut.

“Sebaiknya porsi pembagian antara soshum dan saintek lebih adil kalau misal beasiswa jalur prestasi akademis ada 100 orang, ya seharusnya porsinya 50 mahasiswa Soshum dan 50 mahasiswa Saintek, biar adil,” sesalnya.

Fajar pun menegaskan, pihaknya telah memiliki bukti yang cukup untuk membebarkan ke publik bahwa dalam proses seleksi beasiswa Karawang Cerdas ada yang tidak beres.

Ada sekitar enam orang yang tidak mendaftarkan diri sesuai mekanisme yang ada di juknis, tetapi mereka mendapatkan beasiswa Karawang Cerdas.

“Saya harap Komisi IV DPRD Karawang segera memanggil Bupati Karawang dan Disdikpora terkait proses seleksi Beasiswa Karawang Cerdas. Kalau dari HMI dimintai bukti, kami siap membuktikan bahwa memang ada kecurangan dalam proses seleksi Beasiswa Karawang Cerdas dan tidak ada keadilan,” pungkasnya.

Diketahui, Beasiswa Karawang Cerdas merupakan program Pemkab Karawang di bawah Kepemimpinan Cellica-Jimmy untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Karawang. Program Beasiswa Karawang cerdas ini sudah dimulai sejak 2018.

Pada 2018, anggaran Beasiswa Karawang Cerdas untuk mahasiswa sekitar Rp5 miliar, namun hanya terserap 50 persen.

Sedangkan di tahun 2019 Beasiswa Karawang Cerdas untuk jalur mahasiswa mengalami penambahan, yakni Rp10 miliar. Pengumuman Beasiswa Karawang Cerdas pun sudah diputuskan melalui Keputusan Bupati Karawang dengan jumlah total penerima beasiswa di tahun 2019 sebanyak 416 mahasiswa. (Nna/kie)