Beranda Headline Anggaran Pemeliharaan 30 M untuk Jalan Rusak, Dewan Karawang: Pemkab Aya Gawena...

Anggaran Pemeliharaan 30 M untuk Jalan Rusak, Dewan Karawang: Pemkab Aya Gawena Teu Sih?

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Selain penyebaran Covid-19 yang semakin membuat khawatir masyarakat Kabupaten Karawang, jalan rusak atau jalan berlubang sepertinya menjadi momok yang tak kalah juga menakutkan. Karena kondisi jalanan di Kota Industri ini sering menyebabkan kecelakaan, bahkan sampai memakan korban jiwa.

Sementara Komisi III DPRD Kabupaten Karawang menyebutkan anggaran yang sudah disiapkan untuk pemeliharaan jalan kabupaten, diprogramkan sebesar kurang lebih Rp 30 Miliar.

Namun sikap Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang seolah tak bergeming.

“Apakah ingin diam saja ketika melihat kondisi infrastruktur jalanan seperti saat ini yang memang butuh pemeliharaan. Sedangkan masyarakat tidak tahu menahu kewenangan pemeliharaan jalan itu milik siapa, milik Pemerintah Daerah, Provinsi ataupun Pusat. Terpenting bagi mereka adalah segera dilakukan perbaikan terhadap kondisi jalan yang rusak tersebut,” kata Acep Suyatna, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Karawang Fraksi PKB ini dengan nada kesal.

“Aya gawena teu sih Daerah? Meski itu kewenangan Provinsi maupun Pusat, bagaimana kemudian kordinasi yang sudah dilakukan, sedangkan kondisi jalan tetap rusak,” ujar Ketua Komisi III, Endang Sodikin yang turut menimpali pernyataan Acep tersebut.

Ditegaskan Endang, pihaknya di Komisi III DPRD Kabupaten Karawang mendorong Pemkab Karawang melalui Dinas PUPR untuk segera menindak lanjuti permasalahan kerusakan jalan tersebut dengan berkordinasi atau melayangkan surat kepada Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat maupun Pusat.

“Ini kan sudah banyak memakan korban hingga mencapai kurang lebih puluhan jiwa, baik itu di jalan nasional, provinsi maupun daerah. Maka kita wajib menanyakan sejauh mana respon Pemkab Karawang menyikapi permasalahan jalan rusak ini,” tandasnya.

Endang yang berada disampingnya pun membenarkan apa yang disampaikan oleh Acep tersebut, lalu ia mengusulkan untuk menggelar rapat tri wulan dengan mengundang semua Dinas/OPD yang menjadi leading sektor atau berkaitan dengan permasalahan kerusakan jalan.

Selain itu, pihaknya juga akan mengevaluasi keberadaan konsultan yang berada di Dinas/OPD terkait, apakah menjadi beban ataukah membantu proyeksi pembangunan Kabupaten Karawang sejauh ini.

“Maka, apapun itu kebutuhannya segera lakukan rehabilitasi. Sehingga tidak perlu menunggu jalanan berlubang ditanami pohon pisang oleh warga, apalagi menunggu bertambahknya korban jiwa akibat kecelakaan,” pungkasnya. (nna/kie)