Beranda Headline Balas Kritik PKB Karawang, Gerindra: Tes Urine Tidak Jadi Masalah

Balas Kritik PKB Karawang, Gerindra: Tes Urine Tidak Jadi Masalah

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Serangkaian tes kesehatan yang dilakukan 50 calon anggota dewan terpilih yang dilakukan beberapa waktu, menuai polemik.

Sebahagian orang menilai, jika rangkain tes tersebut, termasuk didalamnya adalah tes urine dilakukan sebuah pelanggaran dan dilakukan tanpa dasar.

Peryataan tersebut keluar salah satunya dari Ketua DPC PKB Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari, yang mempertanyakan apa dasar Sekretaris Dewan Agus Mulyana mengundang 50 calon anggota legislator tersebut melakukan tes urine dan tes lainnya.

Menurut Kang Jimmy sapaan akrabnya, saat ini sidang gugatan caleg di Mahkamah Konstitusi masih banyak. Salah satunya adalah kasus Engkus Kusnaya, dan dikatakannya itu bukan hanya satu kasus saja.

“Kalau sudah ada SK nya dari Kemendagri silahkan undang untuk melaksanakan tes urine dan kesehatan, dasarnya apa, Kalau belum ada dasarnya, belum ada SK nya dari Mendagri , pelanggaran itu !, silahkan gugat,” ujar Kang Jimmy.

Sementara itu, para wakil rakyat yang ditemui Tvberita.co.id pada saat melakukan tes kesehatan tampak menyambut baik rangkaian tes yang harus kembali mereka lakukan sebagai salah satu pemenuhan persyaratan pelantikan.

Jajang Sulaeman calon anggota legislatif dari PKB Karawang, menilai adanya rangkain tes tersebut adalah hal yang bagus.

Untuk memastikan bahwa sepanjang perhelatan Pemilihan Umum yang lalu para wakil rakyat ini tidak memiliki masalah.

“SKCK berarti dia kan tidak bermasalah sebelumnya, tes urine berartikan dia tidak pernah menggunakan narkoba sebelumnya, memang betul- betul harus bersih,” kata Jajang kepada TV Berita.

Sementara itu, Ajang Supandi dari Partai Gerindra, mengaku tidak masalah dilakukan test urine ini.

“Tidak jadi masalah karena mau dilantik,” ujarnya.

Ktika disinggung mengenai pembiayaan rangkaian tes tersebut, dirinya mengatakan wajar, bagi para anggota DPRD jika harus membayar dari kantong pribadi. Dan biaya yang dibebankan pun tidak besar.

“Wajarlah 150, 150. Rp 150.000 test urine, skck Rp 150.000, dan tes kesehatan serta kejiwaan kita juga bayar sendiri,” pungkasnya.(nna/ris)

Komentar Facebook