
Tak dipungkiri, kata dia, biaya ibadah haji tiap tahunnya mengalami kenaikan. Namun ia meyakini warga Karawang yang berkeinginan berangkat haji selalu banyak.
Baca juga: Penjelasan Kemenag soal Biaya Haji RI Naik, Padahal Arab Saudi Turunkan Harga
“Satiap hari saja tak kurang dari 20 warga yang mendaftar haji,” kata dia.
Di samping itu, sejauh ini belum ada calon jemaah haji yang membatalkan setelah ada kabar kenaikan biaya. Adapun yang mengajukan batal atau mundur justru saat pandemi Covid-19 melanda.
“Atau mundur karena hamil, menunggu ingin (berangkat ibadah haji) dengan suami atau istri,” ujar dia.
Hingga saat ini, ada 43.000 warga Karawang yang mendaftar ibadah haji. Antreannya mencapai sekitar 20 hingga 21 tahun. (*)













