Beranda Headline Boleh Kades Jadi Jurkam Pemilu, Bila Ketahuan Jangan Ngaku

Boleh Kades Jadi Jurkam Pemilu, Bila Ketahuan Jangan Ngaku

PURWAKARTA-Di Kabupaten Purwakarta permasalahan Kepala Desa menjadi Jurkam (Juru Kampanye) untuk moment Pemilu diduga dihalalkan kan.

Pasalnya, temuan adanya Kepala Desa yang menjadi Jurkam pada saat Pemilu Legislatif beberapa waktu lalu di di Purwakarta dianggap hal yang diperbolehkan, asalkan pada saat diminta keterangan oleh Panwascam ataupun Bawaslu jangan pernah mengakui walaupun ada bukti.

“Kepala Desanya tidak mengaku sampai hari ini, walaupun ada foto yang diduga memang Kepala Desa yang sedang kampanyekan suaminya,”jelas Ketua Panwascam Bungursari Anno Suharyono beberapa waktu lalu.

“Suaminya yang juga menjadi Caleg DPRD Kabupaten Purwakarta di Dapil II, dan ada juga Caleg DPR RI dan DPRD Propinsi Jabar, pada saat Kades diduga menjadi Jurkam waktu itu,”ungkapnya.

“Setelah kita telusuri dengan bukti yang ada Kades tersebut tetap tidak mengakui, tetapi belakangan setelah melewati pemeriksaan sesuai aturan tujuh hari, akhirnya sang suami mengakui bahwa benar Kades itu adalah istrinya,”pungkasnya.

Hingga hari ini kinerja dari Panwascam dan Bawaslu dipertanyakan, seolah pengawas pemilu ini menghalalkan Kepala Desa menjadi Jurkam, jelang Pilkada Purwakarta yang akan datang bagi Kepala Desa yang bersedia menjadi Jurkam Paslon Bupati dan Wakil Bupati tidak akan menjadi masalah, asal bila ketahuan  jangan pernah mengaku.(trg)