Beranda Headline Hari Jadi Kabupaten Karawang, Tutup Masa Lalu Tanpa Kemarahan, Tatap Masa Depan...

Hari Jadi Kabupaten Karawang, Tutup Masa Lalu Tanpa Kemarahan, Tatap Masa Depan dengan Keramahan

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Karawang adalah salah satu Kabupaten di Propinsi Jawa Barat, yang memiliki berbagai julukan populer, diantaranya adalah Karawang Kota Lumbung Padi dan Karawang Kota Pangkal Perjuangan. Karawang juga populer dengan julukan kota industri.

 

Pasalnya, selain wilayahnya yang agraris dengan banyak sekali pesawahan, Karawang juga sebuah kota yang memiliki nilai historis yang sungguh luar biasa, dimana teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pertama kalinya dirumuskan dan disusun oleh Bung karno dan Bung Hatta, di Rengasdengklok, kabupaten  Karawang. Selain itu, Karawang juga merupakan salah satu Kabupaten dengan kawasan industri terbesar di Asia Tenggara.

Kabupaten Karawang memiliki banyak potensi didalamnya, baik dari segi pertanian, industri juga potensi pariwisata dan budaya. Tdak berlebihan rasanya bila Karawang menjadi Kabupaten yang begitu membanggakan bagi masyarakatnya.

Dan tepat tanggal 14 September 2019 mendatang, Kabupaten Karawang akan merayakan hari jadinya yang ke-386 tahun.

Sejumlah harapan pun disampaikan, baik dari kalangan politisi, pengusaha, dan juga  tokoh masyarakat, untuk Kabupaten Karawang tercinta ini.

Harapan dan Doa senada pun diungkapkan oleh Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Karawang, Dadan Suhendarsyah.

“Selamat berulang tahun ke-386 Karawang ku tercinta. Semoga kita mampu mencintai Karawang dengan segala isinya. Mari tutup masa lalu tanpa kemarahan dan kita tatap masa depan dengan keramahan,” Ucap Dadan yang ditemui Tvberita.co.id di Kantor DPD PAN Karawang, Bale Sajiwa, Minggu (1/9).

Lugas Dadan mengatakan betapa bangga dirinya, kepada Kabupaten Karawang. Karawang merupakan kota dengan multikultur dan beragam budaya. Berbahasa Jawa di Cilamaya dan Betawi di Pakisjaya.

“Masyarakat Karawang adalah mayoritas sunda dengan bauran suku di daerah urban, berisi pula trah Banten di sebagian Kutawaluya dan Cilebar,” ujar Dadan yang juga seorang pengajar di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan Swasta di Kabupaten Karawang ini.

Dikatakannya, Karawang adalah kodrat Tuhan yang diciptakan agar masyarakatnya memiliki rasa toleran.

“Sebagai masyarakat Karawang, kami bangga punya Masjid Agung, Makam Syekh Quro, Candi Jiwa, Shianjin Kupoh serta Gereja Peribadatan dan Monumen Tonggak Kemerdekaan serta situs peradaban, dan keragaman budaya ini, merupakan kekayaan yang dimiliki Kabupaten Karawang yang tidak perlu dipersoalkan, namun menjadi kekuatan dan tidak pernah terpecah belah,” paparnya.

Banyak hal yang menurut Dadan patut dibanggakan dari Kabupaten Karawang, hamparan sawah, laut dan pegunungan, berjalan beriringan dengan deretan hotel berbintang, mall modern, dan bangunan industri.

“Inilah Karawang sejati, menjaga adat dalam modernisasi. Masyarakat pribuminya pun santun dan saling hormat menghormati, Antara warga dengan warga pribumi maupun pendatang, dengan alam yang menghidupinya, antara umaro dengan ulama, antara pemimpin dengan rakyatnya,” pungkasnya.

Dadan berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang terus menjaga kearifan lokalnya, menggali potensi yang dimiliki. Sehingga Kota Pangkal Perjuangan dan Lumbung Padi ini terus menjadi istimewa dihati masyarakatnya.(nna/dhi)

Komentar Facebook