Beranda Headline Minta Perlindungan Polres Karawang, Disnakertrans Layangkan Surat Teguran ke PT Chunetsu

Minta Perlindungan Polres Karawang, Disnakertrans Layangkan Surat Teguran ke PT Chunetsu

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang hari ini Jumat (14/6) akan segera melayangkan surat teguran pertama kepada pihak managemen PT. Chunetsu.

Hal ini disampaikan Kepala Disnakertrans H. Ahmad Suroto, kepada Tvberita.co.id saat ditemui diruang kerjanya kemarin.

Dikatakan Suroto, pihaknya akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh pelanggaran apa saja yang sudah dilakukan perusahaan tersebut, untuk kemudian diberikan surat teguran tahap pertama.

“Saat ini kita sedang menyiapkan surat teguran tahap pertama, besok akan kita kirim,” kata Suroto.

Kadisnaker menjelaskan, Fungsi pemerintah itu adalah legulator yamg mengatur aturan regulasi dan menegakan aturan hukum.

Jika kemudian ditegakan , pihak perusahaan malah melaporkan pemerintah, lanjut Suroto, maka pemerintah pun akan melakukan pelaporan balik

“jika ini pelanggran, Kita lihat nanti siapa yang melanggar, karena pemerintah mempunyai hak sidak kemana aja, Malah dia yang melanggar akan kita tindak aja sekaligus , pelanggaran Perda Nomor 1/2011,” ungkap Suroto menjelaskan.

Ia pun menegaskan, pemerintah tidak harus meminta ijin untuk melakukan inspeksi mendadak kemana saja, yang diduga telah melakukan pelanggaran. Untuk menegakan aturan hukum diwilayah pemerintahan Kabupaten Karawang

“Pemerintah berhak melakukan sidak kemana saja, yang namanya sidak tidak usah minta ijin, kemana saja kita berhak,” tandas Suroto geram.

Terlebih, lanjutnya menerangkan, yang namanya norma ketenagakerjaan jika menemukan orang asing pemerintah bisa memeriksa.

“Kita bisa lakukan rekomendasi ke imigrasi untuk dilakukan untuk dipulangkan jika melanggar,” ujar Suroto.

Suroto pun merasa heran dan Lucu, melihat sikap perusahaan yang disidak pemerintah daerah namun malah balik melaporkan kepada pihak kepolisian. Bukannya datang lamgsung ke Disnaker ,untuk duduk bersama dan memberikan penjelasan.

“Lucu aja masa pemerintah dilaporin, terbalik atuh, seharusnya dia yang dilaporin dengan dasar tindakan pelanggaran, karenanya akan kita usut dan akan kita tindak , karena yang melakukan pelanggaran itu adalah perusahaan bukan kita pemerintah daerah yang melakukan,” pungkasnya menegaskan.

Sebelumnya diberitakan salah seorang karyawan PT. Chunetsu yang enggan disebutkan namanya, mengatakan kepada TV Berita jika Wakil Bupati Karawang bersama Kadisnaker datang merangsek masuk bersama rombongan sebanyak puluhan orang lainnya yang diantaranya, awak media, LSM, dan Karang Taruna.

“Bahkan Kadisnaker sampai menarik tangan tenaga Kerja Asing (TKA) dan mengintrogasi karyawan, dan beberapa orang membuat dokumentasi vidio tanpa ijin,” ungkapnya.

Sehingga kemudian, pihak managemen perusahaan ibu Dian malamnya melaporkan ke Polres Karawang untuk meminta perlindungan.

Dikatakan sumber tersebut, sebenarnya semua dokumen perusahaan sudah lengkap. Bukti lapor ada, ijin-ijin perusahaan pun sampai Ijin Usaha Indistri (IUI) juga ada.

“Bu Dian bilang, dia ke polres bukan melaporkan orangnya, tapi melaporkan kejadiannya dan bertanya untuk meminta perlindungan. Secara mereka (Pemda, Re janji akan datang lagi dan karyawan-karyawan pun ketakutan,” ungkapnya lagi.
(nna/ris)

Komentar Facebook