Beranda Headline Pedestrian Temuan BPK Ibarat Mukanya Sajadah, Kelakuan Tidak Sajadah

Pedestrian Temuan BPK Ibarat Mukanya Sajadah, Kelakuan Tidak Sajadah

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang diminta tidak cuci tangan atas kegagalan proyek pedestrian. Sebab, semua proses lelang proyek pedestrian dilakukan oleh PUPR tanpa melibatkan dinas lain.

Hal itu dikatakan pengacara dan pengamat pemerintahan Asep Agustian. Asep Kuncir, sapaan akrabnya, mengatakan, PUPR harus bertanggungjawab tanpa membawa dinas lain.

“Ini kan persoalannya ada pada PUPR. Bukan pada dinas lain. Mereka (PUPR) yang menggarap, mereka yang membuka lelang terbuka sampai terpilih satu pemborong. Ini pada curhat atau apa, jangan kita bermuka dua seolah baik padahal nggak artiannya mukanya muka sajadah tapi kelakuannya tidak bukan sajadah,” kata Asep kepada Tvberita.co.id di kantornya, Selasa(25/6).

Dalam pelaksanaannya, PUPR sama sekali tidak melibatkan dinas lain. Maka dari itu, PUPR mestinya harus bertanggungjawab sendiri tanpa melibatkan dinas lain.

Asep mengaku kaget dengan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang menemukan kerugian Rp 300 juta dari proyek senilai Rp 15,6 miliar. Namun, kata Asep, jumlah itu masih terlalu kecil mengingat hasil proyek pedestrian yang tidak sesuai spesifikasi.

“Trotoar ambles. Rusak. Dipocel sama tangan saja bisa terbuka,” pungkasnya.

Dirinya juga kecewa atas atas gembar-gembor Wakil Bupati di media akan panggil PUPR Karawang, Namun sampai saat ini tidak hasilnya.

“Mana hasilnya, Jimmy jangan omong doang. Jangan umbar-umbar di medialah, panggil-panggil aja ngerti nggak dia,”(kb)

Komentar Facebook