Beranda Headline PKB Pertanyakan Dasar Hukum Setwan DPRD Undang Caleg Terpilih Tes Urine

PKB Pertanyakan Dasar Hukum Setwan DPRD Undang Caleg Terpilih Tes Urine

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Karawang H. Ahmad Zamakhsyari mempertanyakan dasar hukum yang digunakan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang yang mengundang para calon legislator terpilih melakukan serangkaian tes dari mulai tes urine hingga tes kesehatan dan kejiwaan.

Pasalnya, kata Ketua DPC PKB Karawang yang akrab disapa Kang Jimmy, yang berwenang menetapkan dan menentukan adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pertanyaannya, sudah belum KPU melayangkan surat kepada partai politik di Kabupaten Karawang bahwa partai yang bersangkutan meraih sekian kursi, kembali Jimmy mempertanyakan.

“Sudah belum, belum semuanya diserahkan KPU pusat, lalu apa dasarnya Sekwan mengundang caleg untuk melakukan tes urine, Dasarnya apa ?,” ujar Jimmy mepertanyakan.

Mengapa demikian, kata Jimmy, Karena masih banyak caleg yang menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Dihadapan awak media yang menemuinya usai gelaran acara Halal Bil Halal Nadhratul Ulama Kabupaten Karawang, di kediaman H. Marjuki, Telukjambe Timur Karawang, Kamis (27/6).

Jimmy menerangkan, jika keseluruhan sudah selesai segala persoalan ranah hukum maka ke 50 orang tersebut pasti nanti akan ada Surat Keputusan (SK) dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Kalau sudah ada SK nya dari Kemendagri silahkan undang untuk melaksanakan tes urine dan kesehatan, Kalau belum ada dasarnya, belum ada SK nya dari Mendagri, pelanggaran itu !, silahkan gugat,” tandasnya lagi.

Ditegaskan Jimmy, saat ini gugatan terhadap para Caleg masih banyak, salah satunya kasus Engkus Kusnaya, itu bukan hanya satu kasus saja.

“Saya yakin masih banyak caleg partai politik yang memainkan suara sepeti itu, Tunggu saja tanggal mainnya,” kata Jimmy lagi.

“Kita tidak tahu siapa yang akan menjadi ketua DPRD bisa jadi Gerindra besok yang jadi ketua DPRD,” pungkas Jimmy seraya berlalu.(nna/ris)

Komentar Facebook