Beranda Headline PMII Karawang Minta Dewan Sisihkan Aspirasi untuk Penanganan Corona

PMII Karawang Minta Dewan Sisihkan Aspirasi untuk Penanganan Corona

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Menanggapi semakin banyaknya yang terkena virus covid-19/Corona Pengurus cabang Pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Karawang meminta semua pihak bekerjasama dalam menyelesaikan bencana yang sudah menjadi pandemi global ini.

Pemerintahan harus saling sinergis masyarakat nya harus mentaati perintah dari pemerintah pusat yakni social distance.

Dan meminta setiap anggota DPRD Kabupaten Karawang sisihkan anggaran aspirasi Rp. 1 Miliar untuk penanganan covid-19.

“Saya memperhatikan betul-betul proses penyebaran dan penanggulangan yang di lakukan pemerintah kabupaten Karawang dalam menangani kasus ini. Ada hal-hal yang harusnya di pahami secara komperhensif. Dimana upaya pencegahan harus membaca proses penyebaran dan bagaimana peroses penenganan harus melihat penomena kejadiannya,” kata Maulana Malik Ibrohim , Sekertaris PC PMII Karawang kepada Tvberita.co.id, Minggu (29/3).

Menurut Maulana, pihaknya mengapresiasi langkah penyemprotan yang di lakukan oleh pemerintah daerah yang sampai ke desa -desa.

Tapi sangat di sayangkan hanya di tempat umum saja padahal kalau diperhatikan yang harus di utamakan adalah jalan masuk desa yang harus selalu di lakukan penyemprotan, karena dilintasi warga setiap hari.

“Virus covid-19 ini di bawa bukan tumbuh dengan sendirinya, apalagi dengan libur sekolah, kuliah dan kerja ataupun pulang kerja ini banyak yang dari kota pulang ke desa tanpa di pantau secara serius,” ujar Maulana lagi.

Kemudian layanan untuk bencana covid-19 yang sudah di sebarluaskan, diungkapkannya, hal itu terkesan tidak serius sehingga banyak yang mengeluh apalagi dengan berita kemarin anggota dewan yang melakukan tes bersama membuat masyarakat meradang, khususnya yang pernah berinteraksi dengan orang yang di nyatakan positif Corona.

Hal ini akan memicu krisis legitimasi masyarakat terhadap pemerintahan kabupaten Karawang.

Oleh karenanya, PMII Kabupaten Karawang mendorong di tingkatkan nya realokasi APBD di tingkatkan melalui Anggaran aspirasi dewan yang di tahun ini budgetnya mencapai Rp. 5 M per anggota dewan.

“Direalokasi setiap anggota dewan Rp. 1 M sehingga akan mencukupi segala kebutuhan yang di prioritaskan dalam penanganan covid-19 ini. Selain itu untuk menanggulangi kemungkinan terburuk dalam bencana ini Pemda harus memastikan pertahanan pangan dan kesehatan masyarakat Karawang yang mencapai 2 juta lebih bisa tertutupi, maka saya menekankan kepada pemerintah daerah untuk mengelokasi APBD khususnya mata anggaran yang tidak di rasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat , seperti, seminar, perjalanan dinas, biaya baju dinas dsb. Sehingga peperangan melawan Corona ini bisa kita selesaikan dengan kemenangan tentunya dengan meminimalisir korban,” pungkasnya memaparkan.(nna/kie)