Beranda Headline Santer Isu Poros Perjuangan Pesanan Petahana, Dedi: Biasa, Gorengan Politik

Santer Isu Poros Perjuangan Pesanan Petahana, Dedi: Biasa, Gorengan Politik

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Pertemuan lima petinggi Partai, di antaranya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Bulan Bintang (PBB) yang kemudian ‘sepakat dan sepaham’ membentuk Poros Perjuangan untuk mengusung calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada Karawang yang akan di gelar bulan September besok, masih diragukan sejumlah pihak.

Pasalnya, santer berkembang isu jika Poros Perjuangan ini adalah bentukan petahana untuk mengunci lawan politiknya.

Dikabarkan pula, petahana dan poros perjuangan sedang menyusun skenario besar dengan memunculkan calon boneka di Pilkada besok.

Oleh karenanya, untuk mencari tahu kebenaran isu tersebut, tvberita pun mencoba mengkonfirmasikannya kepada Sekretaris PPP Karawang, Dedi Rustandie, Jumat (24/1).

Isu Poros Perjuangan sebagai bentukan dari petahana, diakui Dedi bukanlah isu baru.

Menurutnya, itu adalah isu lama yang kerap ia dengar selentingannya.

Namun dengan tegas Dedi membantah kabar-kabar miring tersebut. Dan menilainya hanya gorengan politik semata. Terlebih gelaran Pilkada Karawang sudah semakin dekat, di mana tensi politik pun dengan sendirinya semakin meningkat.

“Ya enggak lah, gorengan itu biasa,” kata Dedi membantah.

“Mungkin isu-isu itu muncul didasari oleh kepercayaan diri petahana yang menganggap dirinya sudah tidak ada lawan dan tidak mau melawan kotak kosong, sehingga harus menciptakan boneka. Kemudian kita muncul di situ, dan dikaitkanlah kita ke dalamnya,” imbuhnya lagi menjelaskan.

Ia menerangkan, jika Poros Perjuangan betul-betul terbentuk dari kesamaan visi dan misi partai politik yang tergabung di dalamnya. Bukan atas pesanan siapapun.

Lebih lanjut disampaikannya, berdasarkan hasil pertemuan di Hotel Mercure beberapa waktu lalu, Poros Perjuangan sepakat untuk menggelar deklarasi secara terbuka tanggal 28 Januari 2020 mendatang.

“Diskusi kami sudah final ,sehingga diputuskan dalam waktu dekat kami akan menggelar deklarasi,” ungkapnya.

Dengan II kursi Poros Perjuangan, Dedi pun mempersilakan partai lain untuk berkoalisi dengan pihaknya.

“Karena posisi kita saat ini sudah 11 kursi, di mana secara ambang batas yang ditetapkan KPU, poros perjuangan sudah menjadi yang paling siap berkontestasi di Pilkada Karawang. Karenanya kami tidak akan berkoalisi dengan Partai lain, namun jika partai lain akan berkoalisi dengan kita, silahkan,” tandasnya penuh percaya diri.

Disinggung soal siapa kemudian yang akan diusung Poros Perjuangan di Pilkada besok, ia pun menegaskan, prioritas akan diberikan kepada internal kader poros perjuangan terlebih dahulu. Dan Jenal Aripin termasuk bagian dari Poros Perjuangan.

“Yang jelas Poros Perjuangan tidak akan mengkhianati Jenal yang sudah berproses di pangkal perjuangan. Kita pasti akan prioritaskan, kita lihat plus minusnya seperti apa,” pungkasnya. (nna/kie)