Beranda Headline Seribu Lebih Perusahaan Ada di Karawang, DPRD Garap Raperda CSR

Seribu Lebih Perusahaan Ada di Karawang, DPRD Garap Raperda CSR

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID –  DPRD Kabupaten Karawang mempertanyakan dana corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan.

Pasalnya, perusahaan yang ada di Kabupaten Karawang saat ini jumlahnya cukup banyak, mencapai hingga sekitar 1000 an lebih. Tetapi kontribusinya sangat minim dalam membantu pembangunan di lingkungan masyarakat.

“Ada 1000 lebih perusahaan, saya kira wajar kalau perusahaan-perusahaan ini membantu masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian terhadap daerah sekitar operasionalnya. Apalagi ada aturan yang mengatur terhadap kewajiban perusahaan dalam memberdayakan masyarakat sekitar, khususnya,” kata Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Karawang, Meitri Citra Wardani kepada Tvberita, Kamis (9/1).

Politisi Partai Hanura ini pun mengungkapkan, tahun ini DPRD sedang membahas usulan mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) kaitan tentang CSR. Dan keberadaan Perda CSR ini, ia jamin tidak akan mengganggu iklim investasi, karena CSR adalah bagian dari kewajiban perusahaan.

“Dan mudah-mudahan Raperda ini nantinya juga dapat diselaraskan dengan Peraturan Bupatinya (Perbup), jadi peran bupati juga sangat penting di sini, sehingga Perda CSR ini nantinya bisa terasa manfaatnya bagi masyarakat Karawang,” ungkap Meitri menjelaskan.

Meitri juga menegaskan, Pemerintah Kabupaten Karawang (Pemkab), tidak hanya mengawal penyaluran dana tanggung jawab sosial perusahaan CSR, tetapi juga mendata kembali jumlah perusahaan yang wajib menyalurkan dana CSR. Supaya dapat dirasakan oleh masyarakat yang betul-betul kurang mampu.

Pasalnya, hingga saat ini belum ada data jelas soal perusahaan mana yang masuk dalam daftar wajib penyalur dana CSR. Karena selama ini presentase tingkat kesadaraan perusahaan-perusahaan tersebut masih kurang.

“Pemda harus mempunyai data yang jelas, mana yang sudah memenuhi syarat mengeluarkan CSR, terlebih lagi program dari CSR itu harus tepat sasaran, sehingga tersampaikan kepada masyarakat Karawang secara merata. Masa sih mereka tidak memberikan CSR-nya, kan mereka melakukan usaha di Karawang,” tandasnya menutup pembicaraan. (nna/kie)