Beranda Headline Soal Dana Bantuan 14 Parpol, Kesbangpol Alokasikan Rp 1500 Per Suara

Soal Dana Bantuan 14 Parpol, Kesbangpol Alokasikan Rp 1500 Per Suara

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), mengalokasikan dana bantuan kepada Partai Politik (Dana Parpol) sesuai dengan jumlah suara sah yang didapat dalam Pemilihan Umum.

Di mana setiap partai politik (Parpol) mendapatkan bantuan Rp. 1500 persuara. Di Kabupaten Karawang sendiri ada 14 Parpol yang tercatat di Kesbangpol.

14 Parpol ini adalah, partai politik yang memenangkan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) April 2019 lalu dan berhasil menempatkan kadernya di kursi dewan.

“Jadi Partai Politik mendapatkan bantuan setiap tahunnya sebesar jumlah suara sah yang didapatkan partai politik tersebut. Dan patokan terakhir adalah Pemilihan Legislatif kemarin,” kata Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Karawang, Nurcahyo kepada Tvberita, tanpa menyebutkan berapa besar anggaran dana parpol yang dialokasikan Pemkab di tahun 2019 ini.

Diketahui pada hasil Pileg April 2019 lalu parpol yang paling banyak mendapatkan suara sah adalah Partai Demokrat dengan perolehan suara sekitar kurang lebih 176.435 suara. Dengan 9 kursi di DPRD.

“Dan dana parpol ini mereka (Parpol) di tahun 2019 mendapatkan hanya 4 bulan saja, nanti di tahun 2020 di sekitar bulan Mei atau Juni mereka baru akan menerima penuh untuk satu tahun,” ujar Nurcahyo menambahkan.

Nurcahyo mengulas, dana bantuan ini biasanya digunakan oleh parpol untuk operasional sekretariat, seperti membayar tagihan listrik, air, dan telekomunikasi. Dan juga untuk pembinaan parpol, kaderisasi, dan lain sebagainya.

“Biasanya yang saya ketahui, untuk operasional sekretariat atau untuk pembinaan Parpol, kaderisasi, ya, kira-kira seperti itu mungkin ya,” jelasnya.

Sementara itu, sepanjang tahun 2019, Nurcahyo mengungkapkan ada sekitar 249 Ormas (Organisasi Kemasyarakatan) dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) di Kabupaten Karawang.

“Kalau anggaran bantuan untuk Ormas dan LSM tidak pernah ada, terkecuali ormas dan LSM membuat usulan pengajuan terlebih dahulu,” pungkasnya. (nna)