
“Dalam dua minggu penyaluran SPHP sudah 250 ton, dan akan terus meningkat karena jaringan pasar mulai terbentuk,” ujarnya, Jumat (15/8).
Baca juga: 150 Ribu Lebih Keluarga Penerima Bantuan Pangan di Subang Terima 20 Kg Beras
Bulog membatasi pembelian beras SPHP maksimal 10 kilogram per konsumen untuk menghindari aksi borong, serta memperluas distribusi hingga ke polsek, koramil, kodim, dan polres.
Umar menegaskan, target penyaluran beras SPHP adalah sebanyak mungkin untuk menjaga stabilitas harga di pasaran dan memastikan masyarakat memiliki akses terhadap beras terjangkau. Stok tersebut siap dilepas kapan pun dibutuhkan.
Adapun untuk penyerapan gabah lokal, Bulog menunggu musim panen gadu yang diperkirakan awal September. “Kalau harga gabah sesuai harga pemerintah, kita tetap serap,” katanya. (*)








