Beranda Headline Tanggapan Demokrat soal Pro Kontra Pendi Anwar Jadi Ketua DPRD Karawang

Tanggapan Demokrat soal Pro Kontra Pendi Anwar Jadi Ketua DPRD Karawang

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID– Tak sedikit tokoh dan beberapa elemen  masyarakat angkat bicara, mempertanyakan penunjukan Pendi Anwar sebagai Ketua definitif DPRD Kabupaten Karawang periode 2019-2024 oleh DPP Partai Demokrat.

 

Pasalnya, dikabarkan Pendi tidak memenuhi salah satu poin dalam Peraturan Organisasi (PO) yang dikeluarkan DPP Partai Demokrat, lantaran jenjang pendidikannya yang masih Sekolah Menengah Atas (SMA) bukan Strata I sebagaimana yang dipersyaratkan dalam PO tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi Partai Demokrat, Dedi Indra Setiawan mengungkapkan, sebatas yang diketahuinya bahwa DPP Partai Demokrat mempunyai wewenang untuk memilih di luar ketentuan PO. Dan hal tersebut tertuang dalam PO tersebut.

“Yang saya tahu bahwa saya pernah dengar dalam sebuah diskusi, bahwa DPP mempunyai wewenang untuk memilih diluar ketentuan diatas PO tersebut,” ujarnya mengungkapkan.

Menurut Dedi, pihaknya meyakini jika DPP Partai Demokrat pasti telah memberikan point poin penilaian terbaik untuk kadernya. Dan Pendi Anwar adalah pilihan DPP terbaik diantara yang terbaik.

“Kedua-duanya adalah kader yang terbaik mungkin inilah alasan yang saya lihat mengapa demokrat memilih calon ketua DPRD-nya cukup lama, karena pertimbangannya panjang. Pasalnya, kedua-duanya adalah kader terbaik,” jelas Dedi lagi.

Dengan gamblang ia pun menjelaskan, dalam setiap pengambilan keputusan, memang tidak selalu memberikan hasil yang memuaskan bagi banyak pihak.

Terlebih, penunjukan Calon Ketua DPRD ini termasuk kedalam pertarungan internal partai. Antara dua kader terbaik Demokrat.

“Tapi tadi saya lihat kang Budi juga legowo dan fatsun kepada partai,” pungkasnya.

Sementara itu, Pendi Anwar meminta petunjukannya sebagai Ketua definitif DPRD Kabupaten Karawang tidak terus dipermasalahkan.

Pasalnya, terlepas dari ada yang pro ataupun kontra, menurut Pendi seluruh kader Partai Demolrat harus fatsun dan legowo.

“Jadi berita-berita di media ini hanya percikan percikan saja, dan secara pribadi Kang Budi sendiri sudah memberikan selamat kepada saya dan Budi juga komitmen kepada saya akan fatsun dan legowo dengan semua keputusan partai,” ungkapnya.

Oleh karenanya, ia meminta kepada semua pihak untuk tidak membesar-besarkan permasalahan ini.

“Jadi tak ada lagi masalah yang harus dibesar-besarkan,” ucapnya singkat. (nna/dhi)

Komentar Facebook