Kamis, 22 November 2018

Alih Fungsi Rumah Dinas Bupati Karawang Jadi Galeri Seni Dinilai Ngawur

KARAWANG TV BERITA.CO.ID- Alih fungsi Rumah Dinas Bupati (RDB) Menjadi galeri seni dan budaya, dinilai merupakan kebijakan 'ngawur'.

Pasalnya, perbahan alihfungsi RDB itu tidak ada dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Karawang. Apalagi angaran yang di keluarkan untuk pembangunan galeri tersebut tidak sedikit, yakni mencapai Rp5,8 miliar.

"Lagi- lagi kebijakan ngawur. ini menandakan kalau perencanaan pembangunanya amburadul, tidak terkonsep dengan baik," ujar ketua LSM Lodaya, Nce Permana, Rabu (7/11).

Menurutnya, pembangunan di karawang terkesan dadakan, atau didasarkan atas benak Bupati Karawang Celica Nurrachadiana. Bukan disesuaikan dengan perencanaan dan blue print pembangunan Karawang yang tertuang dalam RPJMD," katanya.

Menurut Nace,pembangunan galeri seni dan budaya di rumah dinas bupati itu ngawur.Sebab secara otomatis nantinya fungsi bangunan akan berubah, tidak lagi sebagai rumah dinas bupati, tapi akan jadi galeri.

Dengan begitu, Pemkab Karawang tidak akan mempunyai rumah dinas bupati. Padahal beberapa tahun ke depan, bupati pasti akan berganti, dan bupati penganti Cellica pun nantinya berhak menempati rumah dinas bupati.

"Oke, kalau sekarang rumah dinas bupati tidak di tempati, karena Cellica memilih menempati rumah dinas wakil bupati. tapi bupati penganti Cellica, belum tentu memilih menempati rumah dinas wakil bupati seperti Cellica," katanya.

"Jadi lagi-lagi saya tegaskan kalau kebijakn perubahaan fungsi rumah dinas bupati menjadi galeri seni dan budaya itu ngawur dan salah kaprah," tegasnya.

Ia juga mersa heran terkait lolosnya pembangunan galeri seni dan budaya di rumah dinas dalam pembahasaan anggaran. Padahal pembahasannya itu melalui anggota DPRD."Ini juga mengherankan, Kok bisa kegiatan pembangunan yang ngawur itu di setujui para anggota legislatif," katanya.

Jika Pemkab Karawang serius mengembangkan seni dan budaya, kenapa tidak dilakukan di komlek kampung budaya? Itu dinilai Nace lebih pas daripada mengubah fungsi rumah dinas bupati menjadi galeri seni dan budaya.

Sementara itu, Sekertaris dinas pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Karawang, Asep Hajar mengakui kalau rumah dinas bupati karawang akan ditata menjadi galeri seni dan budaya. "Ituakan dijadikan galeri dan akan menjadi tempat parawisata di karawang," ujarnya. Asep mengatakan, kodisi bangunan rumah dinas bupati sudah rapuh, jadi ini sudah direncanakan untuk dibuatkan galeri seni dan budaya.

"Nantinya jadi tempat hiburan, tujuannya untuk parawisata bagi taumu-tamu dan masyarakat Kabupaten Karawang," katanya. galeri tersebut nantinya akan difasilitasi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) untuk pagelaran seni dan lain-lainnya.

Saat ini pembangunannya sudah dimulai. Anggaran pembangunannya bersumber dari APBD Karawang senilai Rp5.871.176.000. Kegiatan pembangunannya dilaksanakan PT Toga Sarana Infrastruktur Indonesia dengan kontrak kerja 65 hari, mulai 23 Oktober hingga 26 Desember2018. (Kb)

MORE

Heboh Video Mesum Siswi, Satpol PP dan Polisi Diminta Razia Hotel Melati

Heboh Video Mesum Siswi, Satpol PP dan Polisi Diminta Razia Hotel Melati

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Pasca terungkapnya video mesum anak sekolah dan kasus-...