Minggu, 19 November 2017

BANJIR.Diguyur Hujan, Perum Cikampek Jatisari Banjir BANJIR.Diguyur Hujan, Perum Cikampek Jatisari Banjir Foto Dede Jaenudin

Diguyur Hujan, Perum Cikampek Jatisari Banjir Featured

JATISARI, TVBERITA.CO.ID- Akibat intensitas curah hujan tinggi sekitar tiga jam di wilayah Kecamatan Jatisari dan sekitarnya. Mengakibatkan beberapa Blok dan Jalan Utama Perum Cikampek Baru Balonggandu Jatisari terendam air hujan setinggi 7 centimeter, Senin (13/11) sekitar Pukul 14:30 Wib.

 

Pantauan dilapangan yang paling parah lokasi genangan air yang terjadi di Blok D dan Blok BB. Sehingga air hujan masuk ke dalam rumah warga Perum Cikampek Baru Balonggandu Jatisari. Selain intensitas curah hujan tinggi di duga buruknya saluran drainase dilingkungan Perum Cikampek Baru Balonggandu Jatisari menjadi penyebab datangnya banjir dadakan.

Menurut Johi Lala, SH selaku Tokoh Masyarakat Perum Cikampek Baru Balonggandu mengatakan, tingginya tingkat curah hujan selama tiga jam mengguyur wilayah Kecamatan Jatisari berdampak meluapnya air hujan yang tidak tertampung saluran tersier yang berada di tiap Blok dan sepanjang Jalan Utama Perum Cikampek Baru.

"Akibat intensitas curah hujan tinggi kemudian sepertinya terjadinya pendangkalan saluran tersier atau got pembuangan air yang tidak lancar. Maka air hujan meluap sampai ke jalan utama," ujarnya kepada KORAN BERITA(Grup Tvberita.co.id), Senin (13/11).

Dikatakan dia, tidak akan terjadi genangan air yang meluber ke jalan. Apabila kondisi got atau pembuangan air normal menyalurkan luapan air.

"Saya kira perlu perbaikan sejumlah got atau saluran air dilingkungan Perum Cikampek Baru Balonggandu. Agar pada saat turun besar tidak terjadi lagi luapan air akibat guyuran hujan," tandasnya.

Ia meminta kepada masyarakat agar melakukan kerja bakti untuk membersihkan pendangkalan sejumlah saluran air dilingkungan pemukiman.

"Tinggal ada kesadaran dari semua pihak yakni warga dan pengembang perumahan untuk saling bersinergi. Karena luapan air hujan sudah menggangu kenyamanan lingkungan," paparnya.

Hal senada juga disampaikan Ade Surifat (33) warga Blok F. Ia menilai terjadinya luapan air hujan akibat buruknya saluran drainase yang perlu dilakukan perbaikan atau normalisasi sejumlah saluran.

"Bisa jadi di saluran got banyak sampah sehingga ketika hujan besar. Saluran got tidak menampung debit air hujan. Yang airnya masuk kepemukiman warga," singkatnya.(dej/ris)

 

 

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.