Selasa, 24 April 2018

Ancungkan Samurai Saat Ditangkap, Dua Penjahat Jalanan Ditembak Mati

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Polres Karawang kembali menembak mati dua penjahat jalanan yang menewaskan Guru Enok. Dua penjahat itu, D dan N yang menjambret Enok, guru SMP Negeri 2 Cibungur, Purwakarta, pada 27 Maret 2018, hingga korban tewas lantaran terjatuh dari motor.

"Penangkapan kedua pelaku itu berawal dari tertangkapnya anggota komplotan penjahat jalanan wilayah Cikampek beriniaial R, " ujar Kepala Polres Karawang, Hendy Febrianto Kurniawan, saat ekspose kasus itu di depan Instalasi Forensik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang, Rabu (11/4/2018).

Hendy mengatakan, pihaknya sudah lama memburu keduanya. Namun, baru Senin (9/4/2018) dini hari keduanya tertangkap. Keberadaan kedua penjambret itu tercium setelah polisi menangkap rekan kelompok mereka, R. Dari hasil pemeriksaan R, terungkap identitas D dan N.

Polisi kemudian menangkap D dan N di tempat persembunyiannya. Namun, saat digiring untuk menunjukkan keberadaan anggota komplotan mereka lainnya, keduanya melawan petugas dengan menggunakan sebilah samurai yang disembunyikan di sebuah tempat. "Melalui tindakan tegas terukur, anggota kami bisa melumpuhkan keduanya. Tetapi saat dibawa ke puskesmas terdekat, nyawa keduanya tidak dapat diselamatkan," ujar Hendy.

Hendy mengungkapkan, komplotan begal tersebut kerap beraksi di flyover Cikampek dan Pantura wilayah Kotabaru, Karawang pada dini hari. Sasaran mereka adalah para wanita yang membawa tas di bagian punggung atau diselempangkan di lengan.

"Korban bisanya ampara karyawan yang akan berangkat atau pulang kerja," tambahnya.

Oleh karenanya, ia mengimbau wanita yang membawa tas sembari mengendarai sepeda motor, sebaiknya menyembunyikan tas di dalam jaket atau dikenakan di bagian depan badan.(kb)

MORE

Anggaran Rp 14 Miliar, Lapang Karangpawitan Akan Diubah Jadi Ini

Anggaran Rp 14 Miliar, Lapang Karangpawitan Akan Diubah Jadi Ini

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Pemkab Karawang melarang pedagang kaki lima (PKL) berj...