Jumat, 14 Desember 2018

BPSK Menangkan Gugatan Konsumen Apartemen The Cityland

BEKASI, TVBERITA.CO.ID- Salah seorang warga Perumahan Puri Gading, Jatimelati, Pondokmelati, Kota Bekasi, Abner Simamora selaku penggugat (konsumen) terhadap pihak Apartemen The Cityland (tergugat) memenangkan putusan sidang yang berlangsung di Kantor Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (20/9).

Dengan hasil putusan tersebut, Pihak Apartemen City Land selaku tergugat harus membayar uang ganti rugi sebesar Rp 571 juta kepada konsumen Abner Simamora.

Harus diketahui dalam rincian, Rp 346 juta sudah dibayarkan ke pihak pengembang, Rp 200 juta kerugiaan materil yang mengacu pada bunga bank dan investasi serta uang sewa rumah karena unit belum jadi sebesar Rp 25 juta.

"Hasil putusan sudah kita bacakan. dan pihak tergugat wajib memenuhi tuntutan konsumen (penggugat)," Kata Ketua Majelis BPSK Kota Bekasi, Ferry Lumban Gaol kepada wartawan.

Pada sidang pembacaan putusan tersebut, pihak tergugat tidak menghadiri sidang. Maka, dengan itu hasil putusan tersebut akan langsung dikirimkan ke pihak Aprtemen City Land selaku tergugat.

"Sangat disayangkan pihak tergugat tidak menghadiri sidang ini, Maka dari itu kita langsung kirimkan hasil putusan sidang ke pihak mereka," ujarnya.

BPSK Kota Bekasi memberikan tenggang waktu 14 hari ke depan kepada Apartemen City Land untuk mengganti rugi uang konsumen sesuai tuntutan. Jika, tidak ada niat baik dari tergugat, Maka pihak konsumen dapat menempuh jalur pengadilan lain.

"Diberi waktu 14 hari untuk menyelesaikan semua ganti rugi uang konsumen. jika tidak ada itikad baik, maka bisa ditempuh jalur hukum atau pengadilan lain. keputusan BPSK sudah final memenangkan konsumen dan hasil ini bisa jadi bahan kekuatan hukum," tegasnya.

Konsumen, Abner Simamora mengatakan menunggu itikad baik dari pihak Apartemen City Land sesuai hasil keputusan untuk mengganti rugi uangnya dalam waktu 14 hari. Jika, tidak ada itikad baik. Maka, dirinya menegaskan akan membawa kasus ini ke pengadilan untuk memidanakan pihak Aprtemen City Land.

"Saya sudah laporkan kepihak kepolisian Polres Metro Bekasi Kota. jika pihak apartemen tidak ada itikad baik untuk mengganti rugi dan mematuhi hasil keputusan sidang BPSK. maka, saya akan laporkan ke Polda Metro Jaya dan Bareskrim. saya akan pidanakan," tegasnya.

Abner mengaku merasa dirugikan karena telah mengeluarkan uang Rp 346 juta untuk pembelian apartemen seharga Rp 530 juta pada 2015 lalu. Namun sampai batas penyerahan kunci pada Desember 2017, unit apartemen yang dijanjikan tidak kunjung dibangun.

"Pengembang padahal sudah berjanji dengan saya melalui surat pernyataan bahwa serah terima kunci akan dilaksanakan pada akhir 2017. Namun sampai sekarang, tidak ada progres pembangunan di lokasi proyek," kata Abner.

Dengan adanya wanprestasi dan kekecewaan yang telah Abner tanggung ini, maka pihaknya menuntut uang ganti rugi sebesar Rp 571 juta. Rinciannya Rp 346 juta yang telah dibayarkan ke pihak pengembang, Rp 200 juta kerugiaan materiil yang mengacu pada bunga bank dan investasi serta uang sewa rumah karena unit belum jadi sebesar Rp 25 juta.(cr1/fzy)

MORE

Bupati Berharap Tidak Ada Kades Terjerat Kasus Hukum

Bupati Berharap Tidak Ada Kades Terjerat Kasus Hukum

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana berharap tak ada...