Jumat, 21 September 2018

Dinilai Bikin Semrawut, Pedagang Pemda Bakal Ditata

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Pedagang berharap ada tempat refresentatif untuk berjualan di Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Karawang.

Sebut saja, Mn (45 thn) pedagang di depan Masjid Al - Amal mengatakan bahwa dirinya membuka warung karena tak ada bangunan representatif yang sengaja dibangun untuk kantin.

“Saya berharap ada bangunan kantin yang layak dan memadai buat kami para pedagang, jadi pegawai juga tidak jauh ke luar komplek perkantoran kalau mau makan,”ucapnya.

Dia menambahkan, usaha warung miliknya setiap hari laris. Hanya saja karena posisinya di depan Masjid, sehingga banyak pegawai dan pembeli yang lain mengeluh karena jaraknya terlalu dekat dengan masjid.

"Alhamdulillah setiap hari jualan habis. Kalau saya sih gak apa-apa disini juga. Hanya saja kalau ada disediakan tempat khusus kantin berjualan buat kami juga itu jauh lebih baik dan senang sekali,"ungkapnya.

Berdasarkan pantauan Koran Berita, saat ini di Komplek Perkantoran Pemkab Karawang masih belum memiliki bangunan yang khusus untuk kantin.

Sementara warung dengan bangunan semi permanen banyak dibangun pedagang, dan hampir memenuhi trotoar kantor pemda dan pelataran perparkiran.

Akibatnya, bermunculan pedagang dengan gerobak pun berjajar memenuhi trotoar di lingkungan kantor gedung Bupati Karawang Plaza Pemda Karawang.

Bahkan tidak jarang SPG- SPG rokok maupun minuman berdatangan yang sengaja door to door ke kantor-kantor.
Meski terlihat semrawut dan kumuh, namun karena saling membutuhkan pedagang juga tak dilarang petugas kantor.

Menanggapi hal tersebut, Mahesa Agni Bagian Umun Setda Kabupaten Karawang menjelaskan bahwa saat ini pihaknya juga sedang merumuskan konsep bangunan kantin untuk melengkapi komplek perkantoran yang saat ini masih pada proses pencarian lokasi dan pengajuan penganggaran.

"Sebetulnya mengenai masalah kantin ini ada di Dinas Perumahan dan Pemukiman Rakyat (DPRKP). Namun kami bagian umum tetap berkoordinasi dengan dinas terkait, mengenai wacana pembangunan kantin representatif bagi para pedagang yang Insya Allah. Jika memungkinkan akan masuk dianggaran perubahan,"jelasnya.

Dikatakan Agni, bahwa bukanlah hal yang mudah untuk mencari lokasi yang representatif bagi para pedagang tersebut.

Dan Selama ini, terang Agni, pihaknya memang sedang memikirkan tempat yang pantas untuk merelokasi pedagang-pedagang tersebut agar tidak menumpuk di areal parkir dan trotoar perkantoran. Sehingga kantor terkesan kumuh dan tidak tertata.

"Jadi, kami memang sudah ada rencana akan dipindahkan. Namun ke lokasi yang saat ini sedang dipikirkan dimana, karena tentunya harus cocok dengan mereka (pedagang) juga,"terangnya kepada Koran Berita beberapa waktu lalu.

Karena jelas, tandasnya, areal tempat mereka dagang atau berjualan selama ini adalah memang bukan buat pedagang, akan tetapi untuk parkiran dan trotoar.

"Saat ini kami masih mencari tempat yang luas dan startegis untuk merelokasi pedagang-pedagang tersebut. Kami juga akan lakukan pemasangan kanopi dan auning untuk para pedagang ini agar teduh dan tidak kehujanan. Anggaran yang akan dihabiskan pun masih kami bahas dengan berkoordinasi dengan DPRKP. Kami terus upayakan pengajuan. Perkiraan tidak banyak paling menghabiskan belasan juta rupiah saja,"pungkasnya.(nin/ds)

MORE

Melarikan Diri ke Sumatera, Pelaku Pembunuhan Bocah di Karawang Ditangkap

Melarikan Diri ke Sumatera, Pelaku Pembunuhan Bocah di Karawang Ditangkap

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Polres Karawang bergerak cepat melakukan penyelidikan...