Minggu, 17 Desember 2017

SAAT SIDAK. Walikota Bekasi Rahmat Effendi saat melakukan sidak ke Apartemen GKL. SAAT SIDAK. Walikota Bekasi Rahmat Effendi saat melakukan sidak ke Apartemen GKL.

Rumah Retak, Walikota Bekasi Sidak Apartemen GKL Featured

KOTA BEKASI, TVBERITA.CO.ID- Sebanyak 15 Kepala Keluarga di RT 007 RW 03 Kelurahan Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan, mengaku kecewa terhadap managemen Apartemen Grand Kamala Lagoon (GKL) Bekasi karena tuntutan yang diajukan warga belum terpenuhi.


Pasalnya, selain pemukimannya tergenang setiap hujan turun akibat pembangunan Grand Kamala Lagoon. Rumah mereka juga mengalami banyak kerusakan seperti retak-retak. Salah satu warga, Daus berharap, Walikota Bekasi, Rahmat Effendi memperhatikan nasib warga. Bila perlu kata dia, turun langsung untuk melihat kondisi warga sekitar yang terkena dampak pembangunan.

Hal tersebut membuat gerah Walikota Bekasi, Rahmat Effendi yang langsung turun ke lapangan untuk melakukan Inpeksi mendadak (Sidak) ke lokasi pembangunan Apartemen GKL, Rabu (01/03), Kecamatan Bekasi Selatan.

“Kita mendapat keluhan juga dari warga Pekayon, GKL katanya menyebabkan banjir juga, sekarang kita cari tahu permasalahannya apa di lokasi pembangunan Apartemen GKL ini?“ kata Rahmat Effendi .

Sebelumnya diberitakan, salah satu warga Pekayon, Daus sangat menyesalkan sikap pihak managemen yang enggan memperhatikan warga atas dampak pembangunan yang ditimbulkan. Padahal, jarak lokasi apartemen dengan pemukiman warga hanya berjarak sekitar 10-20 meter.

“Warga setempat selama ini tidak banyak tingkah dan bersabar meskipun pihak menagemen selalu berjanji akan merealisasikan keinginan warga sekitar. Tapi kenyataannya hingga kini warga belum mendapat kompensasi.

“Bahkan, pihak managemen terkesan mengabaikan keluhan warga sekitar. Jelas dong kita kecewa. Sebab udah satu tahun warga menunggu janji dan sikap baik pihak managemen,” tutur dia.

Sebelumnya kata Daus, pihak managemen berjanji akan merealisasikan keinginan warga sekitar dengan menemui warga dan meminta foto copy KK dan KTP bahkan sampai melihat potret rumah warga.

“Tapi janji tersebut hanya pepesan kosong belaka. Karena sampai saat ini, warga belum mendapatkan apa-apa,” bebernya. (ais/fzy)

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.