Sabtu, 22 Juli 2017

BERFOTO. Pengurus Forbakti dan para undangan di sarasehan. BERFOTO. Pengurus Forbakti dan para undangan di sarasehan. Foto Aisyaa

Forbakti Jaga Kerukunan Umat Beragama Featured

KOTA BEKASI, TVBERITA.CO.ID- Dalam rangka menjaga kerukunan umat beragama di Kota Bekasi, Forum Umat Nasrani Bagi Kota Ikhsan Bekasi (Forbakti) menggelar kegiatan Sarasehan di GBI Kemang Pratama, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.


Dalam acara tersebut, hadir Kepala Kesbangpol Kota Bekasi H. Abdillah, dan Ketua FKUB Kota Bekasi Abdul Manan sebagai narasumber. Serta perwakilan Kemenag Bimas Kristen E. Manik, dan Bimas Katolik Sulistianingsih yang turut menjadi pembicara dalam sarasehan tersebut. Juga dihadiri oleh sekitar 75 peserta yang merupakan para pendeta-pendeta yang ada di Kota Bekasi.

Dengan mengusung tema "Membangun Wawasan Multikultural dalam Bingkai Kerukunan Umat Beragama di Kota Bekasi," kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga kerukunan dan kedamaian antar umat beragama yang ada di Kota Bekasi.

"Di Kota Bekasi sendiri, kerukunan antar umat beragama sudah terbangun dengan sangat baik. Jadi, dengan adanya kegiatan Sarasehan ini menjadi salah satu upaya kami (Forbakti) untuk terus menjaga silaturahmi dengan tokoh agama yang ada di Kota Bekasi," ujar Ketua Forbakti, Pendeta Djajang Buntoro kepada Berita Bekasi, Selasa (16/5).

Selain itu, dirinya berharap, kerukunan umat beragama yang sudah sangat kondusif di Kota Bekasi jangan sampai terganggu dengan hal-hal negatif yang akan merusak keamanan dan kedamaian masyarakat.

"Kita ambil contoh dengan kejadian polemik Pilkada di Ibukota kemarin yang sangat kental dengan isu SARA. Dan saya harap jangan sampai hal tersebut terjadi Kota Bekasi," tambahnya.

Lebih lanjut, dirinya pun menyampaikan apresiasi terhadap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan FKUB Kota Bekasi yang dinilai telah berhasil menciptakan suasana aman dan tentram antar umat beragama di Kota Bekasi yang sangat heterogen ini.

Dengan demikian, hadirnya Forbakti di Kota Bekasi ini bisa turut membantu untuk menjaga kedamaian dan kerukunan antar umat beragama yang sudah terbangun.

"Kita akan terus menjaga kerukunan umat beragama seperti apa yang sudah terbangun saat ini. Jangan sampai ada unsur atau pihak yang sampai merusak kekondusifan umat beragama di Kota Bekasi yang ihsan ini," pungkasnya.

Disisi lain, Perwakilan Kemenag, Bimas Kristen E. Manik menambahkan, terkait kabar yang sempat beredar perihal pemutihan gereja, dirinya membantah berita tersebut.

"Pemutihan gereja yang ada di rumah-rumah atau ruko itu tidak ada. Kan berdasarkan PBM Nomer 8 dan 9 tahun 2006, justru izin pendirian rumah ibadah akan dipermudah. Dan itu bukan hanya gereja saja, tetapi seluruh rumah ibadah, baik itu masjid, pura, dan sebagainya," tukasnya dalam kesempatan yang sama.

Selain itu, Penasehat Forbakti, Devi Simanjuntak menambahkan, kegiatan Forbakti ke depan harus terus mampu mendorong lembaga keagamaan untuk tetap menjaga kerukunan umat beragama di Kota Bekasi.

"Program yang dijalankan harus terus meningkatkan kerukunan umat beragama. Terlebih, sinergitas antar lembaga keagamaan, birokrasi, dan semacamnya harus terbangun dan terjaga. Jadi di Kota Bekasi ini masyarakatnya bisa terus kondusif," tambahnya. (ais/fzy)

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.