Minggu, 20 Agustus 2017

Foto Istimewa Foto Istimewa

LMDH Ogah Bareng Al-Baghdadi dan STTB Featured

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) kembali menyatakan penolakan atas kehadiran Serikat Tani Telukjambe Bersatu (STTB) dan Al-Baghdadi, untuk menggarap hutan Karawang.

Penolakan tersebut kembali digaungkan, menyusul adanya isu miring jika LMDH sudah berkomitmen bersatu dengan STTB dan Al-Baghdadi, setelah pertemuan di Direktorat Jendral (Dirjen) Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) di Jakarta, Selasa (8/8) kemarin.

"Masa hanya makan-makan satu meja dan foto bersama, kita disebut sudah membaur dan bersatu dengan STTB dan Al-Baghdadi. Padahal, untuk pengelolaan hutan di Karawang sampai saat ini kami tetap menolak kehadairan mereka," kata Nace Permana, Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) LMDH Wilayah Hutan Karawang, Rabu (9/8).

Menurutnya, penolakan tersebut dilatarbelakangi perbedaan tujuan dari pengelolaan hutan itu sendiri.

"Kalau kami (LMDH, Red) jelas, menggarap lahan hutan sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku, sesuai dengan program Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM)," katanya.

Dijelaskan Nace, kehadiran tiga Ketua LMDH ke Dirjen PSKL di Jakarta, sebenarnya hanya untuk memenuhi undangan dengan agenda persiapan verifikasi pendataan penggarap. Namun belakangan, setelah acara tersebut LMDH dianggap sudah berdamai dan membaur dengan STTB dan Al-Baghdadi untuk menggarap hutan bersama-sama.
Diakuinya, undangan Dirjen PSKL itu memang dilayangkan kepadanya. Tapi karena di waktu bersamaan, ada agenda di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK)Provinsi Jawa Barat, untuk membahas Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor: P.39/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2017.

"Maka undangan itu saya delegasikan kepada tiga orang Ketua LMDH. Intinya, kami tetap menolak kehadiran STTB dan Al-Baghdadi di wilayah hutan Karawang," katanya.(cr16/ds)

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.