Sabtu, 21 Oktober 2017

GAGAL.Program Tanam Tiga Kali di Karawang Terancam Gagal GAGAL.Program Tanam Tiga Kali di Karawang Terancam Gagal Foto Koran Berita/Cr16

Program Tanam Tiga Kali di Karawang Terancam Gagal Featured

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Program tanam padi tiga kali dalam setahun terancam gagal, akibat adanya pendangkalan pada sejumlah saluran irigasi dan tersier di wilayah Karawang. Sehingga memengaruhi pasokan air untuk area persawahan, terutama pada musim kemarau seperti yang terjadi saat ini.

"Kalau kemarau begini, petani banyak yang mengeluh karena air tidak sampai atau kurang," ujar Wakil Bupati (Wabup) Ahmad "Jimmy" Zamakhsyari, saat ditemui KORAN BERITA usai menggelar rapat bersama mantri air se-Karawang, Kamis (10/8).

Dengan adanya pendangkalan pada sejumlah saluran pengairan, muncul kekhawatiran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, para petani akan kesulitan untuk melakukan tanam padi tiga kali dalam satu tahun, seperti yang dicanangkan pemerintah pusat.

"Kita siap untuk mengikuti program tanam tiga kali dalam satu tahun, tapi yang jadi masalah adalah kondisi tersier Kabupaten Karawang," katanya.

Ia mengungkapkan, saat ini irigasi dan tersier yang mengalami pedangkalan di Karawang mencapai lebih dari 50 kilometer panjangnya. "Untuk tugasnya, nanti biar perbaikan untuk irigasi oleh Kementerian Pekerjaa Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sementara tersier oleh pemerintah daerah," katanya.

Pemkab Karawang juga berencana mengajukan sebanyak 6 ekskavator kecil kepada pemerintah pusat, untuk melakukan normalisasi di seluruh tersier di Kabupaten Karawang.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal (Dirjen) Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Maman Suherman mengungkapkan, permasalahan air yang terjadi saat ini di Karawang perlu diselesaikan dengan baik oleh pemerintah, untuk mendukung kesuksesan program tanam padi tiga kali dalam setahun.

"Kita sudah undang pihak Perusahaan Jasa Tirta (PJT) II untuk mengatur dan melaksanakan penyaluran air yang baik, agar di Karawang ini merata penyaluran airnya," katanya. (cr16/far)

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.