Sabtu, 21 Oktober 2017

Ilustrasi/Istimewa Ilustrasi/Istimewa

Mangkal Dibongkar, PSK Pindah ke Rumah Warga Featured

RENGASDENGKLOK, TVBERITA.CO.ID- Tak kapok-kapok, begitulah yang tepat pada PSK yang sering menjajakan diri di warung remang-remang desa Kertasari, Kecamatan Rengasdengklok. Paska pembongkaran warem dipinggir jalan,seperti tak keabisan akal rumah-rumah sekitar tanggul pun atau yang lebih dikenal Pos Banjir kini dijadikan tempat transaksi esek-esek.

Kini rumah-rumah warga yang berada di tanggul irigasi setiap malamnya, semakin ramai, terlebih di malam Jumat. Sesekali terlihat pasangan muda-mudi asyik mengobrol dan minum minuman keras, dan setelah itu langsung masuk ke salah satu rumah untuk memadu asmara. Ironisnya rumah-rumah tersebut dekat dengan salah satu aparat desa, wakil Irom, namun hal tersebut nampak sudah biasa.

"Kalau dirumah kan lebih aman pak, daripada di tempat saya takut di razia, selain itu tempatnya juga lebih bersih, dan sewanya juga murah," terang Selly, nama samaran yang biasa menggunakan rumah warga untuk menjalankan bisnisnya,  Kamis (10/08).

Bermodal komunikasi lewat handphone, mereka bisa janjian di rumah tersebut untuk menyalurkan hasrat seksnya.  Kendati sulit dibuktikan, realita ini terkuak menyusul ditemukannya beberapa hunian warga di wilayah Desa Kertasari dekat tanggul irigasi yang diduga menjalankan praktek prostitusi rumahan. Disana pemilik rumah sengaja menyewakan kamar tempat tinggalnya untuk pasangan selingkuh.

Topan salah seorang tokoh masyarakat setempat membenarkan informasi tersebut. Bahkan menurut pengakuannya pihkanya sudah meminta Satpol PP dan aparat desa setempat untuk terus memonitor keberadaan bisnis esek-esek di rumah warga tersebut. Bahkan tempat itu sudah terkenal dengan nama Pos Banjir

"Sudah jadi rahasia umum pak, selain di lokalisasi warung remang-remang, para PSK melakukan transaksinya di rumah-rumah warga yang disewakan. Kami juga dipusingkan bisnis esek-esek yang dilakukan di beberapa rumah warga, kami minta kepedulian pemerintah melalui Satpol PP nya untuk segera merazia dan menertibkan tempat-tempat tersebut," katanya.

Dirinya berharap agar segera ada tindakan tegas, agar praktik prostitusi ini segera diberantas.

"Jika tidak makin hari, akan semakin parah, dan image Rengasdengklok sendiri akan rusak," pungkasnya.(yay/ris)

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.