Sabtu, 21 Oktober 2017

Ilustrasi/Istimewa Ilustrasi/Istimewa

RDTR Khusus Muluskan Jalur Kereta Cepat Featured

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Pemerintah pusat sepakat segera merancang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), untuk menunjang program pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung yang akan melintasi 5 desa di Kabupaten Karawang.

"Pada hasil rapat terakhir kereta cepat, pemerintah pusat sepakat untuk segera merencanakan pembuatan RDTR-nya di 5 desa nanti," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Karawang, Eka Sanatha.

Dijelaskannya, RDTR tersebut akan dibuat untuk 5 desa, yakni Wanasari, Wanakerta, Wanajaya Margakaya, Margamulya. Dimana dalam RDTR itu seluruh perencanaan pembangunan yang akan berhubungan dengan kereta cepat, akan dicantumkan secara detail pada RDTR khusus itu.

"Tugas daerah sudah membuatkan izin lokasi pada tahun 2016. Nanti batas waktunya 3 tahun, baru nanti akan kita evaluasi lagi pada tahun 2019. Dan sudah sepakat RDTR oleh pemerintah pusat yang akan membahas secara detail, kita tinggal sesuaikan," katanya.

Secara khusus, Kabupaten Karawang akan memiliki stasiun pemberhentian kereta cepat Jakarta-Bandung. Luas lahan yang diperkirakan untuk stasiun tersebut sekitar 250 hektar yang berada di 2 desa, yakni Desa Wanajaya dan Wanasari, Kecamatan Telukjambe Barat.

"Diharapkan pemerintah daerah, keberadaan Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini dapat mendorong perekonomian warga setempat," katanya.

Pemkab juga telah memfasilitasi pihak PT. Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC), untuk bertemu sejumlah perusahaan yang lahannya terkena pembangunan lintasan kereta cepat Jakarta-Bandung.

"Kurang lebih sekitar 5 perusahaan yang kami pertemukan dengan KCIC. Pembahasan selebihnya biarkan urusan mereka," katanya.

Menindaklanjuti rencana pembuatan RDTR, Pemkab Karawang menggelar rapat secara tertutup dengan sejumlah pihak terkait di Hotel Swiss Bell-Inn, Rabu (11/10) pagi.(put/ris)

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.