Sabtu, 21 Oktober 2017

RAMAI.Kepala Desa Gempol Kolot sedang menunjukkan kondisi Muara Walungan yang ramai dibicarakan publik. RAMAI.Kepala Desa Gempol Kolot sedang menunjukkan kondisi Muara Walungan yang ramai dibicarakan publik. Foto Dede Jaenudin

Muara Walungan, Legenda Laut Utara di Banyusari Featured

BANYUSARI, TVBERITA.CO.ID- Wilayah Desa Gempol Kolot menyimpan sejarah situs yang belum diketahui banyak orang di Kabupaten Karawang. Keberadaan bekas Muara Walungan yang berada di Dusun Gandok, Desa Gempol Kolot perlu digali situs sejarahnya.

Menurut Kepala Desa Gempol Kolot, Sunardi, berdasarkan cerita rakyat yang melegenda di kalangan masyarakat secara turun menurun, diperkirakan pada abad ke-2 Masehi, muara laut utara berada di daerah Desa Gempol Kolot, yang disebut Muara Walungan.

"Muara Walungan artinya titik temu air atau sungai dengan laut utara. Konon Muara Cilamaya yang sekarang dulunya bermuara di Desa Gempol Kolot," paparnya kepada KORAN BERITA (Grup Tvberita.co.id), Rabu (11/10).

Ia mengatakan, berdasarkan berbagai sumber literatur sejarah diperkirakan pada abad ke-2 Masehi, daerah Cilamaya Wetan, Cilamaya Kulon,Tempuran,Telagasari merupakan lautan dan bibir pantainya berada di Kecamatan Banyusari.

Masih dikatakan Kades Sunardi, berdasarkan cerita rakyat Gempol Kolot, adanya Muara Walungan dibuktikan dengan ditemukannya artefak, pusaka, dan tulisan kuno yang dituangkan di kulit kayu yang madih tersimpan oleh Eyang Endun, sebagai pewaris pusaka tersebut.

"Bukti bukti sejarah masih tersimpan di Eyang Endun sesepuh Desa Gempol Kolot. Untuk pembuktian sejarahnya perlu mendatangkan ahli sejarah dari akademisi. Sehingga misteri Muara Walungan dapat terungkap sesuai fakta sejarah," tandasnya.

Menurutnya yang terpenting saat ini Pemkab Karawang perlu melakukan riset sejarah melalui dinas terkait. Sehingga keberadaan Muara Walungan dapat d jadikan tempat obyek wisata baru di Karawang.

"Pemkab Karawang perlu turun langsung ke lokasi dengan para ahli. Supaya keberadaan bekas Muara Walungan yang berada di Desa Gempol Kolot dapat dijadikan tempat bersejarah," pungkasnya. (dej/far)

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.