Minggu, 19 November 2017

PERLUAS. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berencana akan memperluas lahan parkir di Stasiun Bekasi. PERLUAS. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berencana akan memperluas lahan parkir di Stasiun Bekasi. Foto Koran Berita/Cr21

PUPR Perluas Lahan Parkir di Stasiun Bekasi Featured

KOTA BEKASI, TVBERITA.CO.ID- Demi meningkatkan kenyamanan fasilitas umum di Kota Bekasi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berencana akan memperluas lahan parkir di Stasiun Bekasi yang dianggap sudah tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang terus bertambah setiap harinya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Tri Adhianto menyatakan bahwa pihaknya akan memperluas lahan parkir yang berada di stasiun Bekasi karena dirasa belum cukup luas untuk menampung kendaraan yang akan parkir dan beralih ke moda transportasi kereta.

"Kita sudah melakukan tinjauan. Ada hal-hal yang masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) kita, salah satunya mengenai lahan parkir. Bagaimana kita melakukan penataan terhadap lahan parkir, agar lebih tertib, dan nyaman," ujar Tri kepada wartawan usai melakukan tinjauan ke Stasiun Bekasi, Kamis (19/10).

Menurutnya, Pemerintah Kota Bekasi perlu melakukan pengoptimalan lahan yang selama ini tidak digunakan, karena lahan kosong tersebut bisa dimanfaatkan sebagai lahan parkir bukan sebagai tempat pedagang liar kaki lima.

"Lahan parkir yang ada sekarang itu hanya lahan cadangan tapi kita harus melakukan pembangunan dan perbaikan terhadap fasilitas yang ada, agar lahan kosong di sekitaran Stasiun Bekasi tidak digunakan oleh para pedagang liar," ungkapnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga akan melakukan pembenahan-pembenahan lainnya terkait estetika serta jalan-jalan yang rusak di sekitaran Stasiun Bekasi.

"Lalu ada juga pembenahan sebagian, ada yang jalan rusak dan taman itu perlu dilakukan perbaikan dan peningkatan. Supaya makin indah dan makin lancar," tandasnya. (cr1/fzy)

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.