Minggu, 19 November 2017

Ridwan Kamil saat diwawancarai di sela - sela kegiatan jalan santai HUT  Partai Nasdem ke - 6 di Tugu Proklamasi, Rengasdengklok, Karawang, Sabtu (11/11). Ridwan Kamil saat diwawancarai di sela - sela kegiatan jalan santai HUT Partai Nasdem ke - 6 di Tugu Proklamasi, Rengasdengklok, Karawang, Sabtu (11/11).

Ridwan Kamil Bangun Komunikasi untuk Bertemu Dedi Mulyadi Featured

KARAWANG,TVBERITA.CO.ID - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sudah resmi diusung Partai Golkar untuk maju di Pilgub Jawa Barat tahun 2018 mendatang. Dimana Surat Keputusan (SK) dukungan untuk Ridwan Kamil ini sudah ditandatangani dan diberikan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham.

Kang Emil sapaan akrabnya, sebelumnya juga sudah diusung oleh tiga partai, yakni Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Total kursi yang dikumpulkan koalisi tiga partai tersebut adalah 21 kursi, sehingga saat ini jumlah kursi yang mendukung sudah genap 38 kursi.

Meski begitu, Kang Emil mengakui, jika dirinya sampai hari ini belum bertemu secara langsung dengan 'pesaing tangguhnya' yang tak lain adalah Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

"Sampai saat ini saya memang belum bertemu langsung dengan Ketua DPD Jawa Barat Partai Golkar Dedi Mulyadi. Mungkin Pak Dedi nya sibuk, nanti secara fisik akan saya komunikasikan untuk bertemu. Namun saya pernah bertemu dengan Ketua umum DPP Partai Golkar dan juga Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar,"ujarnya.

Kang Emil menuturkan, Ia pun sudah bertemu dengan 27 Ketua Dewan Pimpinan Daerah II (DPD II) sepropinsi Jawa Barat yang menyatakan dukungan terhadap dirinya.
"Ya, kita sudah ketemu dengan DPD - DPD II yang menyatakan dukungan, jadi saya rasa wajar, dinamika politik tersebut akan terkondisikan dengan sendirinya,"tandasnya kepada awak media saat ditemui di sela - sela kegiatan acara jalan santai Hari Ulang Tahun Partai Nasdem ke - 6 yang diselenggarakan di Tugu Proklamasi, Rengasdengklok, Karawang, Sabtu (11/11).

Ketika disinggung apakah ia akan masuk menjadi kader dari salah satu partai pengusungnya, Kang Emil menegaskan jika ia tidak akan masuk ke partai manapun sebelum pilkada berlangsung.

Emil mengungkapkan meski diusung oleh partai politik untuk maju di Pilgub Jabar 2018, tak lantas dia menjadi kader partai pengusung. Jangankan untuk jadi kader Partai Golkar, ungkapnya, dia sendiri komitmen untuk tidak menjadi kader Partai NasDem, meski partai tersebut merupakan partai pertama yang memberikan dukungannya untuk maju di Pilgub Jabar. (cr2/ds)

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.