Minggu, 19 November 2017

Ilustrasi/Istimewa Ilustrasi/Istimewa

Jadi Kader, DPP Golkar Segera Proses KTA untuk Emil Featured

PURWAKARTA, TVBERITA.CO.ID- Ketua DPP Partai Golkar Yahya Zaini mengatakan DPP Partai Golkar menyambut baik keinginan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk menjadi kader partai berlambang pohon beringin tersebut.

 

 

 

Dalam waktu yang tidak terlalu lama, Yahya Zaini mengatakan akan segera melakukan langkah-langkah yang menjadi bagian proses seseorang menjadi kader Partai Golkar.

“Ya, kan ada tahapan untuk menjadi kader itu, ada prosesnya. Beliau (Ridwan Kamil-red) sudah menyatakan keinginan untuk menjadi kader, sebagai partai kita akan memproses itu agar beliau segera punya KTA,” ungkap Yahya Jum’at (10/11) saat dihubungi.

Sebagai partai, diakui Yahya, Golkar sudah mempertimbangkan secara matang sebelum menerima keinginan Ridwan Kamil menjadi kader. Selain karena pria berkaca mata tersebut sudah ditetapkan sebagai calon Gubernur dari Partai Golkar, karnyanya di Kota Bandung juga tidak bisa dibilang sedikit.

“Beliau sudah dicalonkan oleh Partai Golkar menjadi Gubernur Jawa Barat. Ini kan sangat logis kalau beliau masuk menjadi kader Golkar,” tuturnya.

Selain itu, pengakuan Ridwan Kamil bahwa sudah memiliki chemistry dengan Partai Golkar turut pula menjadi pertimbangan serius. Apalagi, kata Yahya, pengakuan tersebut disampaikan di hadapan para pengurus DPP, DPD Jawa Barat dan DPD Kabupaten/Kota se Jawa Barat saat penyerahan surat rekomendasi kemarin, Kamis (9/11) di Jakarta.

“Dalam sambutang Kang Emil kemarin, beliau mengatakan bahwa sudah memiliki chemistry dengan Partai Golkar, beliau ingin sekali berlabuh di Golkar, kata beliau, Tolong terima saya menjadi bagian dari keluarga besar Partai Golkar,” ujar Yahya menirukan perkataan Ridwan Kamil.

Sebelumnya, Ridwan Kamil kerap menampik syarat dari partai politik yang mengharuskan dirinya menjadi kader partai tersebut sebelum menerima dukungan untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat Tahun 2018 mendatang. Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera pernah ditampik oleh pria yang kerap disapa Kang Emil saat akan memberikan dukungan karena syarat tersebut.

“Tiba-tiba datang Partai Nasdem tidak memberikan syarat apapun. Mereka tidak mensyaratkan saya untuk menjadi kader partainya,” ungkap Emil belum lama ini (trg/ris)

 

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.