Minggu, 19 November 2017

BELUM TERSENTUH.Revitalisasi Pasar Jatisari oleh Pemkab Karawang Dipertanyakan Pedagang BELUM TERSENTUH.Revitalisasi Pasar Jatisari oleh Pemkab Karawang Dipertanyakan Pedagang Foto Dede Jaenudin

Revitalisasi Pasar Jatisari Dipertanyakan Pedagang Featured

JATISARI, TVBERITA.CO.ID- Pedagang Pasar Jatisari mempertanyakan kembali rencana Pemkab Karawang akan melakukan revitalisasi sejumlah pasar tradisional termasuk kondisi Pasar Jatisari.

 

 

Pasalnya,kondisi Pasar Jatisari sudah saatnya dilakukan pemugaran total atau revitalisasi.Karena bangunan kios yang berada di Pasar Jatisari sudah melebihi 25 tahun. Dikuatirkan kekuatan bangunan kios ambruk karena termakan waktu.

Menurut Ketua Ikatan Pedagang Pasar Jatisari,H.Mulyana PR. Kondisi bangunan pasar tradisional harus secepatnya dilakukan revitalisasi. Karena batas tenggang kontrak awal sudah melibihi 25 tahun.

"Kontraknya dulu 25 tahun, sekarang lebih 4 tahun. Kenapa belum dilakukan revitalisasi. Jangan menunggu bangunan ambruk nanti akan membahayakan para. Pedagang," ungkapnya kepada KORAN BERITA (Grup Tvberita.co.id), Minggu (12/11).

Dikatakan,dengan dilakukan revitalisasi nanti akan terjadi perubahan wajah pasar tradisional. Sehingga tidak terlihat kumuh seperti sekarang.

"Kumuh sekali keadaan pasar tradisional Jatisari. Sampai kapan mau dibiar. Para pedagang mempertanyakan jadi tidak dilakukan revitalisasi," tandasnya.

Sementara itu Ketua Lembaga Komunikasi Pemuda Jatisari(LKPJ) Anto Suheryanto mengatakan agar Pemkab Karawang serius untuk melakukan program revitalisasi sejumlah pasar tradisional. Karena dengan kondisi pasar terlihat kumuh berdampak pada animo daya beli konsumen.

"Berpengaruh sekali jika kondisi pasar kumuh. Mana mau masyarakat belanja di Pasar Jatisari. Kebanyakan para pembeli larinya ke Pasar Cikampek selain lengkap penataan pasar lumayan bagus," ungkapnya.

Dia menegaskan APBD Karawang itu cukup besar sekitar 4 triliun lebih. Untuk melakukan sejumlah program kepentingan publik dipastikan dapat direalisasikan.

"Persoalannya serius tidak Pemkab Karawang lakukan program dengan skala prioritas. Intinya itu saja, masa Pasar Jatisari sudah 4 tahun lebih dari jangka waktu kontrak awal 25 tahun sampai molor 4 tahun belum ada tindakan konkrit dari Dinas terkait," pungkasnya.(dej/ris)

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.