Minggu, 19 November 2017

Ketua Harian DPP LSM Kompak, A Mukron beserta jajaran saat menanyakan perkembangan pelaporan kasus PT JLM kepada Kejaksaan Karawang, yang diterima oleh Kasie Intel Sabrul Iman. Ketua Harian DPP LSM Kompak, A Mukron beserta jajaran saat menanyakan perkembangan pelaporan kasus PT JLM kepada Kejaksaan Karawang, yang diterima oleh Kasie Intel Sabrul Iman.

Diam - diam, Kejaksaan Dalami Kasus JLM Featured

KARAWANG,TVBERITA.CO.ID- Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang dalami kasus dugaan pelanggaran dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karawang, Dedi Achdiat, dalam kasus perizinan PT Jatisari Lestari Makmur (JLM).

Pendalaman kasus tersebut menyusul adanya laporan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komando Penegak Keadilan (Kompak), ke Kejari Karawang pekan lalu.

"Pak Kajari telah memberikan disposisi, sekarang tahapan kita adalah telaah. Agar tidak benturan antara penanganan APH (Aparat Penegak Hukum) yang ini, dengan APH yang lain," ujar Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Karawang, Sabrul Iman kepada KORAN BERITA, Senin (13/11).

Meski tidak ada batasan waktu bagi jaksa dalam melakukan telaah suatu kasus. Namun ia menargetkan, dalam sepekan ke depan pihaknya bisa memutuskan kelanjutan penanganan hukum atas laporan LSM Kompak.

"Saya minta waktu 7 hari. Telaah ini kan tidak ada batas waktu, apalagi perkara yang kita tangani juga banyak. Tapi saya minta waktu 7 hari. Karena Pak Kajari sudah mendisposisikan pada kami jaksa di intelijen," kata Sabrul.

Nantinya setelah proses telaah, apabila Kajari Karawang sepakat dengan hasil telaahan jaksa. Penanganan dilanjutkan pada tahap full baket dan full data. Pihaknya pun meminta LSM Kompak bisa memberikan data yang lebih jelas, adanya perbuatan melawan hukum dalam kasus tersebut.

"Cocok gak data yang dilaporkan ini dengan fakta dan realita di lapangan. Kalau nanti ada kesesuaian, kita baru laksanakan penyelidikan, kita lakukan pemanggilan," katanya. (put/ds)

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.