Minggu, 19 November 2017

KIOS RUSAK.Pedagang Pasar Jatisari Resah, Kios Banyak yang Rusak KIOS RUSAK.Pedagang Pasar Jatisari Resah, Kios Banyak yang Rusak Foto Dede Jaenudin

Pedagang Pasar Jatisari Resah, Kios Banyak yang Rusak Featured

JATISARI, TVBERITA.CO.ID- Kondisi kios di Pasar Jatisari sudah banyak yang rusak. Adanya kios rusak disesalkan para pedagang Pasar Jatisari. Pemkab Karawang diminta tidak berpangku tangan. Pasalnya, banyaknya kios rusak akan membahayakan para pembeli yang akan belanja di pasar tradisional.

 

Menurut Junaedi (54) pedagang ikan asin mengatakan sejumlah kios di Pasar Jatisari sudah banyak yang rusak dan tidak dipakai."Sudah ada beberapa yang rusak kios. Jadi tidak bisa digunakan untuk berjualan," katanya kepada KORAN BERITA, Selasa(14/11).

Dikatakan dia, bahwa sudah saatnya kios-kios dibongkar dibangun kembali. Namun pada saat dibangun kembali harga kios harus terjangkau oleh calon konsumen.
"Jika ada pembangunan kios kembali harganya jangan mahal. Supaya para pedagang dapat kembali memiliki Hak Guna Bangunan(HGB). Kalau harganya mahal dipastikan para pedagang tidak dapat membelinya lagi," tandasnya.

Dia berharap secepatnya Pemerintahan Kabupaten Karawang untuk melakukan pembangunan kios baru. Karena kios yang ada sudah tidak representatif.
"Kios yang ada sekitar 134 kios sudah tidak layak. Saya kuatir bangunan ambruk dan membahayakan para pemilik kios dan pembeli," katanya.

Dia juga merasa heran kepada Pemkab Karawang lambatnya melakukan kembali revitalisasi pasar tradisional.

"Apakah Pemkab Karawang tidak ada punya anggaran untuk melakukan revitalisasi. Ko sampai lambat penanganannya sementara HGB nya sudah habis sudah lama," katanya.

Senada disampai Suha(37) pedagang sayur mayur. Ia mengatakan kondisi pasar kumuh berdampak pada daya beli. Sehingga omset para pedagang berkurang terus.

"Sekarang merosot pendapatannya perharinya. Paling banyak satu juta rupiah. Yah akan banyak yang gulung tikar jika kondisi pasar masih dibiarkan kumuh," ucapnya.

Sementara itu H.Didi (64) Tokoh masayarakat Kecamatan Jatisari merasa kecewa terhadap Pemkab Karawang. Kebijakan merevitalisasi sejumlah pasar tradisional sudah lama disampaikan.

"Tahun 2016 lalu Bupati Karawang sidak ke Pasar Jatisari. Kalau tidak salah waktu itu kadis Disperindag Karawang yakni Hanafi yang ikut rombongan bersama Bupati Karawang. Tapi kenapa sampai sekarang revitalisasi Pasar Jatisari belum terealisasi, ini ada apa sampai lambat penanganannya," ungkapnya.

Dikatakan,sudah menjadi keharusan bagi Pemkab Karawang melakukan pembangunan kembali Pasar Jatisari. Sebab penataan pasar tradisional bangunannya harus disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat.

"Harus ditata dengan teratur kios-kios layaknya kios modern. Meskipun Pasar Jatisari tergolong pasar tradisional. Jika dibangun dengan bagus lingkungan pasar maka para caon konsumen pemilik kaos akan lebih banyak lagi," pungkasnya.(dej/ris)

 

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.