Minggu, 17 Desember 2017

Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Maradona Armin Mappaseng Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Maradona Armin Mappaseng Foto Istimewa

Gaya Hidup jadi Penyebab, 5 Kades di Karawang Terjerat Korupsi Featured

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Sepanjang tahun 2017 tercatat lebih dari lima kasus korupsi dana desa ditangani oleh Polres Karawang, 3 diantaranya masuk tahap penyidikan. Perilaku dan gaya hidup kepala desa, menjadi salah satu faktor terjadinya penyelewengan anggaran.

"Ada beberapa yang kita tangani, tapi yang naik penyidikan 3 kasus. Soal penyelewengan dana desa atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes)," ujar Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Maradona Armin Mappaseng kepada KORAN BERITA (Grup Tvberita.co.id), Senin (4/12).

Ketiga kasus itu terjadi di Desa Kertajaya, Kecamatan Jayakerta, dengan nilai kerugian negara sekitar Rp 86 juta. Desa Malangsari, Kecamatan Pedes, dengan nilai kerugian negara sekitar Rp 44 juta. Desa Pasirtanjung, Kecamatan Lemahabang, dengan kerugian negara sekitar Rp 23 juta.

"Untuk Kertajaya tersangkanya berinisial K, saat pemeriksaan diakui dana tersebut untuk menutupi program sebelumnya. Ya gali lobang tutup lobang lah, karena dananya digunakan untuk kepentingan pribadi. Malangsari juga tersangkanya berinisial K, kasusnya proyek dikerjakan pihak ketiga, tapi uang terpakai oleh kades. Sementara Pasirtanjung inisialnya S, kasusnya hampir sama," katanya.

Namun disampaikan Maradona, ada 2 Surat Perintah Dimulainya Penyelidikan (SPDP) yang dikembalikan oleh pihak kejaksaan. Karena biaya penuntutan akan lebih besar dari nilai kerugian negara.

"Jadi tersangka harus mengembalikan uang ke negara. Batas waktunya 60 hari setelah ada penangguhan. Sementara bagi kami polisi, berapapun nilai kerugiannya kita respon," katanya.

Sementara itu, satu kasus lainnya tetap akan diproses. Mengingat jumlah kerugian negara cukup besar. "Tahun ini juga sudah ada kasus korupsi dana desa yang telah disidangkan, yaitu Desa Cilewo, Kecamatan Telagasari, yang memang sudah diproses dari tahun sebelumnya," katanya.(put/ris)

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.