Kamis, 18 Oktober 2018

Koperasi Karya Nyata akan Beberkan ASN Nunggak Pinjaman

PURWAKARTA, TVBERITA.CO.ID- Adanya dugaan Koperasi Karya Nyata Kabupaten Purwakarta bermasalah ternyata bukan isapan jempol belaka, belakangan diketahui bahwa permasalahan sebenarnya bukan karena Koperasi Karya Nyata tidak sehat melainkan Koperasi Karya Nyata sakit akibat ulah dari ratusan ASN Pemkab Purwakarta yang menunggak pinjaman.

Tak tanggung-tanggung, tunggakan yang ada di ratusan ASN tersebut mencapai Rp 3,1 Miliar yang berasal dari pinjaman para ASN Pemkab Purwakarta yang sulit untuk ditagihkan dari berbagai kalangan jabatan ASN Pemkab Purwakarta.

"Dulu tahun 2016 kita laksanakan RAT dan Bupati Kabupaten Purwakarta Dedi Mulyadi kita undang waktu itu, dan kami akan menyampaikan permasalahan kepengurusan Koperasi Karya Nyata pada waktu itu yang akan selesai, dan masalah tunggakan pegawai Pemkab Kabupaten Purwakarta yang menumpuk dan sulit untuk ditagihkan,"jelas Ketua Koperasi Karya Nyata Idi Suryadi Selasa (15/5).

"Namun Bupati berhalangan hadir pada waktu itu, kami rencananya meminta bantuan dari Bupati untuk mencari solusi penagihan yang tertunggak dari para pegawai Pemkab waktu itu,"ujarnya.

"Dengan berbagai upaya kami lakukan, namun mungkin Bupati dengan kesibukannya sehingga tidak bisa kami sampaikan dan hingga kini tidak ada solusi untuk penagihan, alhasil kami berupaya menagihkan orang per orang namun hasilnya gagal, pertama memang kesadaran dari ASN yang merupakan anggota Koperasi tidak ada, kedua adanya mutasi ke dinas lain, bendahara Pemkab berganti-ganti, dan penggajian hari ini melalui ATM dari bank yang ditunjuk Pemkab," papar Idi.

"Tercatat ratusan pegawai yang ada di dinas lembaga dan kantor, bahkan di tingkat Kecamatan menunggak pinjaman mereka, bahkan tercatat pegawai dari 15 Kecamatan se-Kabupaten Purwakarta sejak tahun 2013 masih menunggak hingga hari ini, hanya Kecamatan Plered dan Pondok Salam yang selesai dan tidak ada tunggakan, bahkan tunggakan para pensiunan juga masih ada,"ujarnya.

"Upaya somasi pun pernah kami lakukan melalui biro bantuan hukum Bandung namun tetap gagal,"tegasnya.

"Semua dana Koperasi yang dipinjam itu kan berasal dari iuran wajib anggota, kalau golongan 4 Rp 40 Ribu, golongan 3 Rp 35 Ribu, golongan 2 Rp 30 Ribu, golongan 1 Rp 25 Ribu dan honorer Rp 15 Ribu setiap bulannya, dengan pinjaman rata-rata Rp 5 Juta hingga Rp 50 Juta, kalau iuran pokok kan diberikan hanya sekali saja ketika menjadi anggota sebesar Rp 150 Ribu, dan simpanan wajib sendiri sudah tidak berjalan sejak tahun 2016 lalu,"jelas Idi.

"Aset Koperasi berbentuk uang tahun 2016 Rp 5 Miliar yang berasal dari iuran dan pembayaran pinjaman anggota, tahun 2017 Rp 4,8 Miliar dan sekarang saldo Koperasi Karya Nyata nol bahkan minus, dengan tunggakan ASN Rp 3,1 Miliar dan Koperasi punya kewajiban untuk membayar anggota yang pensiun dan lainnya di sekitar Rp 1 Miliar,"tegasnya.

"Anggota yang bermasalah dengan tunggakannya 131 orang di dinas badan/kantor, 77 orang di Kecamatan dan 46 orang merupakan pensiunan dan semua masih menunggak. Bahkan kami sudah menyampaikan ke Pj Bupati Purwakarta baru-baru ini, dan kami berharap akan ada solusi nantinya,"ujarnya.

"Kalaupun tidak ada solusi dan tunggakan pun tidak bisa diselesaikan oleh para pegawai Pemkab tersebut, maka kami terpaksa akan mempublikasikan nama-nama pegawai yang mempunyai tunggakan dan belum diselesaikan hingga hari ini, agar masyarakat Purwakarta tahu bahwa permasalahan bukan di Koperasi Karya Nyata tetapi permasalahan sebenarnya ada di anggota yang hingga saat ini menunggak pinjamannya,"pungkasnya.(trg/ris)

MORE

Janji Dinikahi Via Facebook, TKW Karawang Tertipu Rp 150 Juta

Janji Dinikahi Via Facebook, TKW Karawang Tertipu Rp 150 Juta

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Seorang tenaga kerja wanita yang bekerja di Qatar, Mar...