Rabu, 21 November 2018

Kunjungan Presiden ke Korsel Sepakati Bangun Pabrik Kosmetik di Karawang

JAKARTA, TVBERITA.CO.ID- Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sepakati kerja sama bisnis dengan Korea Selatan hingga US$ 6,2 miliar atau setara Rp 91,76 trilun (kurs Rp 14.800).

Langkah tersebut, merupakan hasil dari kunjungan Presiden RI Joko Widodo ke Korea Selatan.

Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong menyampaikan, bahwa kunjungan Presiden Jokowi kali ini dimaknai dengan penandatanganan 15 nota kesepahaman, dan 6 komitmen investasi yang sifatnya business to business antara sektor swasta Indonesia dan Korea Selatan. Ada juga serta satu nota kesepahaman antara BKPM dengan Hyundai Motor Company.

”Dengan ditandatanganinya 15 nota kesepahaman dan enam komitmen investasi tersebut diharapkan sentimen pelaku usaha luar terhadap pasar nasional dapat menjadi lebih baik.” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (10/9).

Kepala BKPM juga menyambut baik upaya-upaya untuk meningkatkan kerja sama dan investasi Korea Selatan pada sektor-sektor industri utama dan otomotif.

“Tentu saja hal ini harus direspon secara positif, apalagi kerja sama-kerja sama tersebut dapat membidik pasar ASEAN dan Australia. Hal ini harus kita manfaatkan ditambah lagi Indonesia akan punya Free Trade Agreement (FTA) dengan Australia,” lanjutnya.

Presiden Jokowi dalam kesempatan kunjungannya, juga menyampaikan beberapa hal dalam rangka penguatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Korea, khususnya di bidang kerja sama industri manufaktur dan mengundang pelaku usaha Korea untuk berpartisipasi dalam program ”Making Indonesia 4.0” yang merupakan visi industri di Indonesia yang akan merangkul perubahan-perubahan yang terjadi dalam revolusi industri.

A. Daftar Nota Kesepahaman B-to-B yang ditandatangani:

1 Pengembangan PLTA Teunom-2 dan 3 di Aceh Jaya, Aceh (Korea) Hyundai Engineering (Indonesia) PT Terregra Asia Energy Tbk, senilai US$ 800 juta

2 Pengembangan pabrik kimia (VCM dan PVC) di Merak, Banten (Korea) Hyundai Engineering (Indonesia) PT Sulfindo Adiusaha, senilai US$ 200 juta

3 Pengembangan pabrik mesin diesel (Korea) Doosan Infracore (Indonesia) PT Boma Bisma Indra (Persero) danPT Equiti Manajemen Teknologi, senilai US$ 85 juta.

4 Pengembangan properti mixed-use MNC Lido City di Bogor, Jawa Barat, (Korea) POSCO E&C; KEB Hana Bank; IBK Securities(Indonesia) MNC Group, senilai US$ 150 juta

5 Pembangunan industri kosmetik di Karawang, Jawa Barat (Korea) SD Biotechnologies (Indonesia)PT Orion Pratama Sentosa, senilai US$ 20 juta

MORE

Festival Marching Band Wonderland Waterpark Karawang

Festival Marching Band Wonderland Waterpark Karawang

KARWANG TVBERITA.CO.ID- Marching band festival yang diadakan oleh Wonderland Adv...