Senin, 10 Desember 2018

Ngaku Polisi, Pelaku Curas Didor di Karawang

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Pelaku pencurian dengan kekerasan AS(33) warga Dawuan Barat yang kerap mengaku sebagai polisi di Karawang akhirnya ditangkap dengan harus merasakan timah panas lantaran mencoba melawan petugas.

"Tersangka saat ditangkap di  kontrakannya di Purwasari berusaha melawan kepada petugas, sehingga petugaa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan memberikan tembakan di bagian kaki kiri," Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waluya kepada Tvberita.co.id.

Dikatakan Kapolres, pelaku ditangkap petugas ditangkap karena telah beberapa kali membegal pengendara sepeda motor. Modusnya berpura-pura sebagai anggota polisi. "Terakhir, AS melancarkan aksinya di depan pusat perbelanjaan elektronik, Jalan Pasundan, Karawang Barat pada Rabu (6 Juni 2018) sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu AS menghentikan motor korbannya, YS, dan mengaku sebagai anggota polisi," ujarnya.

Disebutkan Kapolres, setelah motor korban berhenti, pelaku kemudian menggeledah tubuh korban dan pura-pura menemukan satu bungkus narkoba jenis ganja dari pakaian korban. Pelaku juga meminta korbannya memperlihatkan STNK dan kunci motor.

Setelah kunci motor diterima pelaku, lanjut Slamet, pelaku melempar kunci motor tersebut ke tempat yang gelap. Tujuannya, agar korban tidak bisa mengejar, saat dia melarikan diri.

Setelah itu pelaku meminta korban menghubungi orang tuanya. Namun saat kirban tengah menghubungi orang tuanya, pelaku langasung merebut handphone korbannya itu. "Pelaku AS kemudian kabur meninggalkan korban YS," papar Slamet Waloya.

Menyadari dirinya telah menjadi korban kejahatan, YS langsung melaporkan peristiwa itu ke kantor polisi terdekat. YS juga membeberkan ciri-ciri pelaku yang mengaku sebagai anggota polisi.

Berbekal laporan korban, polisi akhirnya dapat melacak keberadaan pelaku. Akhirnya pelaku bisa ditangkap di rumah kontrakannya di Desa Temelang, Kecamatan Purwasari. AS terpaksa dihadiahi timah panas karena berusaha melawan petugas saat hendak ditangkap.

"Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan cara menembak kaki kiri AS," ujar Kapolres.

Dari tangan AS, polisi menyita satu unit sepeda motor yang biasa digunakan untuk melancarkan aksinya, dua buah handphone, satu buah golok yang digunakan untuk melawan petugas, dan barang bukti lainnya.

Menurut Slamet, setelah dilakukan penyelidikan, YS melakukan modus tersebut di enam tempat kejadian perkara (TKP) berbeda, seperti di Jalan Wirasaba (arah Telukjambe Timur), dekat SMA Pendekar, jembatan layang Anggadita, depan GOR Panatayudha, dan depan Indomart Amansari, Karawang Barat.

"Dari keterangan AS, barang yang ia curi dijual dengan cara COD atau jual beli melalui media sosial Facebook," tambahnya.

Slamet menyebut, AS merupakan residivis atas kejahatan yang sama dan divonis dua tahun hukuman bui. AS terakhir menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Karawang pada Maret 2018 lalu.

"Sementara saat ini AS disangkakan Pasal 365 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman sembilan tahun hukuman bui," kata Slamet.(kb)

MORE

Dalam Era Revolusi 4.0, Paradigma Perlindungan Pekerja Perlu Diubah

Dalam Era Revolusi 4.0, Paradigma Perlindungan Pekerja Perlu Diubah

JAKARTA, TVBERITA.CO.ID- Selain berdampak trehadap perubahan model bisnis, perke...