Selasa, 24 April 2018

Panwaslu Gelar Sosialisasi Pengawasan Bagi Kaum Difabel

PURWAKARTA, TVBERITA.CO.ID- Memastikan hak politik penyandang disabilitas di Purwakarta terjamin, Panwaslu Kabupaten Purwakarta menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif bagi kaum diffabel, Kamis (12/4) di aula Hotel Grand Situ Buleud Purwakarta.

Dalam pelaksanaannya, Panwaslu menggandeng Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Purwakarta dan SLB Purwakarta. Hadir sebagai peserta 100 orang dari perwakilan penyandang tuna netra, tuna rungu dan wicara, tuna daksa serta tuna grahita.

"Kita ingin memastikan bahwa hak hak politik penyandang disabilitas ini terjamin, terlebih pada waktu mencoblos nanti,"jelas Ketua Panwaslu Purwakarta Oyang Este Binos, Kamis (12/4).

Menurutnya, UU Pilkada No 10 Tahun 2016 mengamanatkan agar kaum disablitas mendapat akses yang sama dalam hal penunaian hak politik mereka di Pilkada 2018. Karenanya menjadi kewajiban penyelenggara, dalam hal ini KPU dan Panwaslu agar mereka bisa memfasilitasi mereka secara optimal.

"Jangan muncul kesan, disabilitas sebagai pemilih kelas dua. Sebaliknya, pengabaian atas hak politik mereka merupakan tindak pidana," ujarnya.

Selama sosialisasi berlangsung, peserta mendapat pemahaman tentang mekanisme penyelenggaraan pilkada di semua tahapan termasuk pungut hitung. Menurut KPU, semua TPS harus mudah diakses oleh masyarakat utamanya penyandang cacat

"Kalau ada TPS tapi susah diakses, laporkan saja kita bisa pindahkan ke tempat yang lebih aksesible," ujar Ramlan Maulana, Ketua KPU Purwakarta yang juga hadir sebagai narasumber.

Sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Purwakarta Oyang Este Binos mengharapkan selain aktif mencoblos pada 27 Juni 2018, para penyandang disabilitas yang jumlahnya mencapai lebih 1100 orang di Purwakarta juga aktif ikut serta melakukan pengawasan pemilu. Sehingga jika di lapangan ditemukan dugaan pelanggaran pemilu agar segera melaporkan ke Panwaslu setempat.

"Laporkan saja, pasti kita tindak lanjuti,"tegas Binos.

Hadir pada kesempatan tersebut, Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubal Bawaslu Jawa Barat, H Wasikin Marzuki, KBO Reskrim Polres Purwakarta Hermawan, Kepala SLB Purwakarta Rudi, serta Ketua PPDI Purwakarta Agus. Disela diskusi ditandangani pula MoU pengawasan oleh Panwaslu, PPDI dan SLB Purwakarta.

"Ini bentuk komitmen kami ikut serta sukseskan Pilkada 2018," pungkas Agus.(trg/ris)

MORE

Anggaran Rp 14 Miliar, Lapang Karangpawitan Akan Diubah Jadi Ini

Anggaran Rp 14 Miliar, Lapang Karangpawitan Akan Diubah Jadi Ini

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Pemkab Karawang melarang pedagang kaki lima (PKL) berj...