Jumat, 14 Desember 2018

PHRI Ngadu ke Bupati Cellica, Hotel Sepi di HUT Karawang dan Waisak

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karawang, Gabryel Alexander, kembali mengeluhkan rendahnya tingkat hunian hotel di Karawang. Pasalnya, dari 2000 kamar yang dimiliki 14 hotel di Karawang rata-rata hanya terhuni 30 persen saja.

Keluhan Gabryel tersebut disampaikan langsung kepada Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana bersama jajarannya di ruang rapat lantai II Gedung Singaperbangsa, Selasa (9/10/2018)."Operasional hotel akan berjalan normal jika tingkat huniannya di atas 70 persen," ujar Gabryel.

Padahal, lanjutnya, di Kabupaten Karawang saat ini terdapat 5000 lebih tanaga kerja asing (ekspatriat) yang merupakan pasar potensial hunian hotel. Sayangnya, dari ekspatriat sebanyak itu hanya 8 persen yang menetap di Karawang. "Itupun tidak semuanya tinggal di hotel, ada juga yang menetap di perumahan dan apartemen," kata Gabryel.

Dalam kesempatan itu, PHRI mendesak bupati dan jajarannya membuat terobosan agar tingkat hunian meningkat salah satunya caranya adalah dengan membuat edaran supaya ekspatriat bersedia menetap di Karawang.

Dijelaskan, saat ini PAD dari sektor perhotelan hanya masuk Rp 14 miliar per tahun. Padahal potensinya mencapai Rp 70 miliar per tahun.

"Ada tiga event penting yang sebenarnya mampu mendongkarak hunian hotel. Di antaranya adalah peringatan Hari Waisak di Candi Jiwa dan peringatan HUT Karawang yang lumayan meriah. Namun event itu belum mampu mendongkrak hunian hotel," katanya.

Menanggapi hal itu, Bupati Cellica Nurrachadiana menyebutkan, Pemkab Karawang siap membantu keluhan PHRI. Cellica juga berjanji akan segera menerbitkan surat edaran agar para ekspatriat mau menetap di Karawang.

"Pemkab sifatnya hanya membantu. Terkait mau tidaknya ekspatriat tinggal di hotel, ya tergantung kreativitas para pengelola hotel itu sendiri," kata Cellica.

Disebutkan juga, selain membuat surat edaran, Pemkab Karawang juga terus membenahi infrastruktur di Karawang agar ekspatriat betah tinggal di kota industri tersebut.

"Kami telah melebarkan interchange Karawang Barat agar transportasi dari hotel ke kawasan industri semakin lancar," kata Cellica.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Acep Jamhuri menyebutkan, Pemkab Karawang akan membuat destinasi sejarah di Rengasdengklok dan membuat galeri budaya di eks Rumah Dinas Bupati (RDB) Karawang. Dua destinasi baru itu diharapkan bisa menyedot wisatawan dari luar daerah yang juga dapat mendongkrak tingkat hunian hotel di Karawang.

"Ke depan Karawang bakal memiliki obek wisata yang tidak kalah dari daerah lain," ujar Acep.(kb)

MORE

Bupati Berharap Tidak Ada Kades Terjerat Kasus Hukum

Bupati Berharap Tidak Ada Kades Terjerat Kasus Hukum

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana berharap tak ada...