Jumat, 14 Desember 2018

Rumdin Bupati Mulai Dibangun, PUPR Heran Barang Hilang

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Karawang kaget rumah dinas bupati (RDB) dalam keadaan kosong. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang DPUPR, Choirul kepada Koran Berita. Dikatakannya, sejumlah aset daerah yang ada dalam bangunan yang tidak terpakai sejak tahun 2016 lalu.

Choirul menandaskan, sejak ia dan kepala Dinas PUPR datang ke lokasi untuk meninjau rencana awal pembangunan galeri budaya ini, bangunan seluas 8000 meter ini sudah kosong melompong. Dan tidak tertinggal satu barangpun didalamnya.

Ia pun tidak mengetahui pasti dikemanakan barang- barang tersebut. Choirul justru mengarahkan Koran Berita untuk bertanya langsung kepada bagian umum, karena RDB ini berada dilingkup Setda Kabupaten Karawang.

"Isi RDB sendiri sudah bersih sama sekali, sampai alat - alat rumah tangga ini tidak ada semua. Kami tidak mengetahui pasti yang jelas ketika awal pertama kali kami meninjau kesana tidak ada satu barangpun yang tersisa. Bahkan wallpaper pun semua hilang. Mungkin karena lama tidak terpakai jadi seperti itu," ulasnya.

Sementara, pembangunan galeri kebudayaan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang sudah mulai masuk tahapan pengerjaan. Galeri kebudayaan yang dibangun dengan menggunakan anggaran APBD sebesar Rp. 6 Miliar merupakan bagian dari pemanfaatan Rumah Dinas Bupati (RDB) Karawang dengan luas lahan sekitar 8000 meter yang memang lama terbengkalai, sejak Bupati Karawang terpilih Cellica Nurachadianna enggan menempatinya.

Rumah dinas bupati yang berada di Jalan Siliwangi, Kecamatan Karawang Timur, Karawang, itu nantinya akan memiliki berbagai fasilitas pagelaran seni, budaya dan juga kuliner.

Kepala Bidang Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang, Choirul mengatakan, proses pembangunan galeri kebudayaan sudah masuk dalam tahap pembongaran atap. Dimana kedepannya, atap RDB akan dibuat menjadi dua undakan seperti layaknya atap - atap rumah masyarakat Karawang asli.

Choirul juga menjelaskan, Proses pembangunan hanya memakan waktu sekitar 4 bulan dan tidak membongkar bangunan yang sudah ada.

"Bangunan yang ada tidak kita bongkar hanya penyesuaian dibeberapa titik. Kita lebih banyak membangun dilahan yang masih kosong itu juga tidak terlalu banyak, Seperti gentengnya pun separuhnya masih kita pakai dan akan dibuat dengan baja ringan karena memang sudah lapuk,"jelasnya.

Diungkapkannya, konsepnya nanti akan seperti Saung Udjo Bandung. Dimana nanti didalamnya ada tempat panggung pagelaran seni, budaya dan kuliner. Bangunan yang sudah ada di RDB pun akan dipertahankan.

"Yang kami rombak itu nantinya hanya beberapa titik saja, seperti pos satpam dan pagar untuk memperluas akses masuk agar bisa digunakan untuk menggelar kegiatan besar ,"katanya.

Selain itu, yang dihilangkan hanya sekat - sekat yang sudah lapuk, kamar mandi yang tidak terpakai, lantai diganti dengan yang baru, lapangan tenis dan juga beberapa pohon yang akan ditebang. Panggung akan dibangun dihalaman belakang, bangunan utama tetap dipertahankan.

Choirul menerangkan, tanggal 28 November 2018 mendatang galeri kebudayaan itu ditargetkan akan selesai dan akan dipersiapkan sebagai tempat penyambutan tamu undangan dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat, dalam pentas Porpemda se Jawa Barat yang akan berlangsung akhir tahun ini. Dimana, Kabupaten Karawang di tunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaran dan nantinya tamu undangan akan dijamu di Galeri Budaya.

Terpisah, Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Karawang Yayat Hidayat ketika dikonfirmasikan hal tersebut melalui pesan singkatnya mengatakan jika kaitan dengan barang- barang yang ada di dalam RDB ada di bidang pengelola aset Setda Kabupaten Karawang dibagian perlengkapan.

"Bukan di bagian umum. Adanya dibidang perlengkapan ,"singkatnya.(nin/ds)

MORE

Bupati Berharap Tidak Ada Kades Terjerat Kasus Hukum

Bupati Berharap Tidak Ada Kades Terjerat Kasus Hukum

TV BERITA KARAWANG - Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana berharap tak ada lagi...